Ahli Hukum Pidana: Tindakan Terdakwa NOK Menghalangi Penyidikan Voltooid

Tomohon – Sidang lanjutan perkara korupsi atas nama Notje Oltje Karamoy, berlangsung pada Selasa 29 Agustus 2017. Sidang dipimpin hakim ketua Alfi Usup bersama hakim anggota I Halija Wali dan hakim anggota II Ema, dengan agenda pemeriksaan Ahli.

Dimana Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Tomohon menghadirkan Ahli Hukum Pidana DR. Diana Putong, SH, MH, dimana dari keterangan Ahli dalam persidangan, menerangkan bahwa tindakan yang dilakukan terdakwa dengan menyuruh saksi Irene Podung dan Jeany Tangkawarow untuk tidak menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada saat penyidikan termasuk perbuatan menghalang-halangi sesuai dengan ketentuan dalam pasal 21 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dijelaskan oleh Ahli tersebut unsur perbuatan menghalang-halangi tidak gugur walaupun perkara tersebut naik ke persidangan dan sudah inkracht, karena perbuatan menghalangi telah voltooid (tindak pidana telah terjadi sepenuhnya) ketika saksi tidak menandatangani BAP pada pemeriksaan tanggal 18 Agustus (perkara dugaan penyimpangan pengadaan komputer dan aplikasinya pada DPPKBMD Kota Tomohon TA. 2013) karena disuruh terdakwa selaku pengacara.

Kemudian, ahli menambahkan bahwa tindakan terdakwa selain masuk dalam pasal 21, terdakwa juga telah melakukan pelanggaran kode etik advokat Pasal 7 huruf d yaitu Advokat tidak dibenarkan mengajari atau mempengaruhi saksi-saksi yang diajukan oleh pihak lawan dalam perkara perdata atau oleh jaksa penuntut Umum daam perkara pidana, dimana terdakwa saat itu mengarahkan saksi dalam pemeriksaan,selain itu terdakwa tidak bersikap pasif saat mendampingi saksi, hal ini dibuktikan dengan terdakwa berbicara dan berdebat dengan Jaksa Penyidik dan menyuruh saksi didepan Jaksa Penyidik untuk tidak menandatangani BAP, yang bertentangan dengan Pasal 115 KUHAP.

Sidang ditunda Rabu tanggal 6 September 2017 dengan agenda pemeriksaan ahli dari JPU. (red/stenly)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s