Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Kota Tomohon menggelar kegiatan Sosialisasi Perangkat Aturan Penataan Ruang yang dilaksanakan di Wisma AAB Guest Tomohon, Rabu 13/9.

Sosialisasi ini di hadiri oleh Sekot Tomohon Harold V. Lolowang, M.Si, Kepala Dinas DPMPTSP Ir. Nova Rompas, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir Enos A A Pontororing MSi, Camat Tomohon Selatan dan Camat Tomohon Tengah serta para Lurah.

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak mengatakan bahwa perkembangan kota Tomohon saat ini yang sangat pesat akan merubah tata ruang, karena sudah tidak sesuai dengan arah kebijakan pemerintah Kota Tomohon yang tertuang dalam Perda Nomor 6 tahun 2013 tentang Rencana tata Ruang Wilayah Kota Tomohon tahun 2013-2033.

Untuk itu, dalam perencanaan lahan, pemanfaatan lahan dan pengendalian pemanfaatan lahan dan peningkatan pelayanan masyarakat merupakan salah satu faktor yang penting untuk menjawab tantangan pengembangan Kota Tomohon.

“Dengan konsekuensi, perkembangan pembangunan akan berimbas pada pemenuhan lahan tanah. Minimnya lahan milik pemkot Tomohon dan ketersediaan dana yang masih sangat terbatas merupakan suatu kendala untuk pembangunan jalan sebagai sarana transportasi yang terus bertambah setiap tahunnya.” ujar Walikota.

Pemerintah Kota Tomohon telah merencanakan pembuatan ruas jalan baru yakni ruas jalan Lingkar Barat Luar untuk tahun depan, ruas jalan PPWG-Dinas Perhubungan dan Pelebaran jalan lingkar timur pada tahun ini, yang bertujuan agar lebih menunjang pelayanan transportasi di wilayah Tomohon.

Walikota Eman mengharapkan untuk dapat mensosialisasikan program pemerintah ini kepada masyarakat agar sekiranya dapat terlaksana untuk terus menunjang layanan pembangunan dan khususnya layanan transportasi yang lebih baik. “Karena partisipasi masyarakat adalah faktor penentu keberhasilan pembangunan di Kota Tomohon.”tutur Walikota.

Eman menambahkan Kota Tomohon patut berbangga, karena pemerintah Kota Tomohon adalah salah satu dari pemerintah kota yang diberikan kepercayaan oleh KPK untuk menyediakan sistem pelayanan yang cepat dan handal, ditunjuang dengan pelayanan transportasi gratis ke kantor pelayanan public, sehingga waktu pengurusan menjadi lebih nyaman, singkat dan bebas KKN.

“Semua ini akan berhasil apabila masyarakat kota Tomohon dapat ikut berperan aktif dalam menunjang kebijakan pemerintah Kota Tomohon.” Tutup Walikota.

Sementara itu Kadis PU & Penataan Ruang Joice Taroreh, ST.M.Si mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi tentang penataan ruang, serta meningkatkan pemahaman para Aparatur Sipil Negara mengenai perangkat aturan tata ruang. (Red/stenly).