Tomohon – Operasi Kepolisian Zebra Samrat 2017 dari Polres Tomohon telah berakhir pada Hari Selasa 14 November 2017.

Kasat Lantas Polres Tomohon AKP Dody Arruan SIK kepada aulutnewstv.com mengatakan dari hasil Operasi kepolisian tersebut, Polres Tomohon berhasil menjaring 664 Pelanggaran Tilang, kemudian Teguran bagi pelanggar sejumlah 126 blangko teguran serta kegiatan Penyuluhan Pendidikan Kepada Masyarakat di bidang lalulintas sebanyak 28 kali, kepada komunitas masyarakat serta siswa sekolah di kota Tomohon, Kecamatan Sonder dan Kecamatan Tombariri wilayah hukum polres tomohon.

“Pelanggaran yang terjaring di dominasi oleh para pelanggar surat surat kendaraan dari SIM, STNK dan Serta pajak kendaraan bermotor yang tidak di sahkan oleh pejabat Samsat setempat, tercatat di evaluasi Bagian Opersi Polres bahwa dari 644 yang terjaring, barang bukti yang di amankan sejumlah 160 unit kendaraan roda dua dan empat, SIM 267 lembar serta STNK 217 lembar”, jelasnya.

Sementara Kepala Perencanaan pengendalian Operasi Polres Tomohon Kompol THONNY SALAWATI yang adalah Kabag Ops, atas nama Kapolres Tomohon AKBP AGUS KUSMAYADI S.IK, mengatakan bahwa Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat ZEBRA SAMRAT 2017 telah berakhir, dan kami tetap akan menindaklanjuti pelanggaran lalu lintas sesuai UU No 22 tahun 2009.

Maksud agar masyarakat kita tetap peduli dengan aturan dan rambu lalulintas, sehingga pembelajaran tentang hal tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri, kemudian ada efek jerah dan ada kepercayaan masyarakat terhadap kami Kepolisian Republik Indonesia.

Dan kami akan mempertahankan situasi Keamanan Keselamatan ketertiban kelancaran lalulintas tetap kondusif, “tutup Salawati. (Red/stenly)