Berkewajiban Umumkan RUP Barang/Jasa Secara Terbuka Kepada Masyarakat, Pemkab Minahasa Gelar Soaialisasi

Minahasa- Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar sosialisasi rencana umum pengadaan barang dan jasa tahun 2018, Bertempat di ruang sidang kantor bupati minahasa, pada hari Selasa (27/2/ 2018).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa DR. Sihar Wilford Siagian,MA dan dihadiri Kepala bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Minahasa Drs. Oswald J. Kanter. Narasumber Felleps Wuisan ST selaku kasubag ULP Biro Perlengkapan Setdaprov Sulut, dengan peserta kegiatan para pejabat pengadaan, PPK dan bendahara se-kabupaten Minahasa.

Sambutan Bupati Minahasa yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan pembangunan Sekdakab Minahasa, menyampaikan bahwa Penataan pengadaan barang dan jasa telah ditata melalui peraturan perundang-undangan, dimana telah diamanatkan bahwa pengguna anggaran (PA) berkewajiban mengumumkan rencana umum pengadaan (RUP) barang/jasa secara terbuka kepada masyarakat luas setelah APBD dibahas dan disetujui bersama oleh eksekutif dan legislatif.

“Pengumuman tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pasar pengadaan barang/jasa pemerintah yang kompetitif dan transparan,”jelasnya.

Siagian menambahkan bahwa hal ini pula yang menjadi alasan sehingga hadirnya aplikasi sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) yang bertujuan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan pengumuman RUP baik secara manual maupun real time sekaligus untuk melakukan lelang secara elektronik menggunakan sistem pengadaan secara elektronik (SPSE)
Serta optimalisasi proses pelaporan pengadaan barang/jasa pemerintah secara online dengan aplikasi monev online.

“Ini bertujuan bahwa proses pengadaan barang/jasa yakni mewujudkan pembangunan nasional secara merata adil dan sesuai kebutuhan, “tambahnya.

Dilanjutkan Siagian bahwa berbagai kegiatan dalam RUP yakni identifikasi kebutuhan barang/jasa, menyusun dan menetapkan rencana anggaran barang/jasa, penetapan kebijakan umum tentang paket pekerjaan, cara pengadaan dan pengorganisasian pengadaan barang/jasa serta penyusunan kerangka acuan kerja kiranya dapat diikuti sehingga semua dapat mengerti proses yang sementara berjalan.

“Diharapkan ini menjadi perhatian dan dipahami seluruh instansi bahwa yang terpenting yakni identifikasi kebutuhan dalam bentuk rencana kebutuhan barang milik daerah sesuai ketersediaan anggaran serta dapat membuat Rencana umum pengadaan
(RUP) tepat waktu, ”tutup Siagian. (red)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s