LKPD Minahasa 2017 Mulai Diperiksa BPK, Bupati Mewoh Minta Pejabat dilarang keluar daerah

Tondano – Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) selama 40 hari akan melakukan pemeriksaan terperinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017.

Kedatangan tim BPK-RI dengan jumlah 7 personil, masing-masing Penanggungjawab Tangga M Purba, Wakil Penanggungjawab Ida Irawati, Pengendali Teknis Ruspita Dewi, Ketua Tim Ansye Rombot, serta anggota Danil M Farid, Grace Levina Lohy serta Tuutur Ompusunggu itu diterima langsung  Penjabat (Pjb) Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa, Senin 9/4/18.

“Kehadiran kami untuk memeriksa keuangan Pemkab Minahasa tahun anggaran 2017 oleh setiap Satuan Perangkat Daerah (SKPD), dan pemeriksaan ini sangatlah penting karena hasilnya akan memberikan kesimpulan dan penilaian terhadap laporan keuangan pemerintah daerah,” aku ketua tim Ansye Robot.

Pada kesempatan ini pun langsung dimintahkan seluruh kepala SKPD untuk tidak tugas luar agar nantinya saat dibutuhkan untuk pemeriksaan, dapat hadir.

Penjabat Bupati Minahasa Royke Mewoh mengatakan bahwa pemeriksaan ini tidak akan ada masalah apabila komunikasi yang baik antara tim pemeriksa dan SKPD yang diperiksa, serta SKPD menunjukkan suatu komitmen dan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya.

“Jika ada yang tugas luar segera kembali dan menyiapkan segala berkas-berkas yang diperlukan agar saat diminta oleh tim pemeriksa semuanya telah  siap,” tegas Bupati Mewoh.

(Red*01)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s