Pemkab Minahasa Dukung Penuh Program Nasional Gerakan Indonesia Bersih

Jakarta – Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring MSi (ROR) menghadiri Rakernas ( Rapat Kerja Nasional ) program Nasional Gerakan Indonesia Bersih yang dibuka oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan, Kamis (21/2) di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Auditorium Soedjarwo Manggala Wanabakti.

Bupati Minahasa, Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional Gerakan Indonesia Bersih yang diluncurkan pemerintah pusat. ”Fokus program Gerakan Indonesia Bersih yaitu menekankan peningkatan perilaku hidup bersih sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, kerja, dan komunitas,” ujar Bupati ROR.

FB_IMG_1550792232089

Lanjutnya, selain itu peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat, pengembangan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi termasuk kali bersih, serta sarana dan prasarana pelayanan publik.
”Jadi program gerakan indonesia bersih pada intinya menyangkut komitmen semua daerah pada masalah kebersihan, salah satunya untuk meminimalisir produksi sampah plastik,” terangnya.

Kalau kita di Kabupaten Minahasa sudah mulai menerapkan dan sudah ada larangan menggunakan air mineral dalam kemasan pada kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun acara pribadi, sebagai gantinya, tiap SKPD sudah diwajibkan menyiapkan dispenser untuk penampungan air minum serta alat tempat minum. ”Kalau ASN Minahasa sudah dihimbau agar dalam kegiatan-kegiatan membawa tumbler (wadah minuman) agar setelah airnya diminum kemasan tidak dibuang,” ujar Bupati.

Selain meminimalisir produksi sampah plastik dari kemasan air mineral, masyarakat juga sudah dihimbau agar menyediakan kantong belanja sendiri saat berbelanja di pasar maupun di minimarket. ”Kita sudah memulai program ini dari lingkungan pemerintah dan ASN wajib memberi teladan yang baik,Tapi tentunya diharapkan juga dukungan masyarakat agar sejak sekarang mari sama-sama kita meminimalisir produksi sampah plastik,” pintanya.

FB_IMG_1550792392407

Ditambahkannya, Pemkab Minahasa sudah sementara menyiapkan produk hukum untuk mengatur masalah persampahan. “Jadi saat ini kita sedang menyiapkan peraturan daerah yang khusus mengatur tentang penanggulangan masalah sampah di wilayah Minahasa,” ungkapnya.

Perda persampahan ini, selain untuk mendukung ppln program nasional gerakan indonesia bersih yang didalamnya pengurangan sampah plastik, tetapi juga mencakup permasalahan sampah di wilayah Minahasa secara keseluruhan. “Intinya ketika nantinya perda disahkan oleh DPRD, maka pemerintah memiliki landasan hukum untuk pelanggaran sampah. Contohnya sanksi bagi yang membuang sampah di sungai, selokan atau di wilayah-wilayah yang bukan tempat pembuangan sampah,” pungkas Bupati.

Pada Rakernas ini Beberapa Menteri ikut memberikan pengarahan dan memaparkan pengarahan menyangkut kebijakan umum dan strategis sektoral, terkait pengelolaan sampah sesuai peraturan presiden dan instruksi presiden serta kaitan sosialisasi kebijakan lainnya. diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral dan Menteri Perindustrian. Dihadiri oleh Gubernur, Walikota, Bupati serta para Kepala Dinas Lingkungan Hidup di seluruh Indonesia.

(Christian Tangkere)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s