Pertambangan Ilegal Tanpa Izin (PETI) Ratatotok Rusak Parah Lingkungan

Ratahan – Aktivitas Pertambangan Ilegal Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Alason belum juga diberhentikan oleh pemerintah dan aparat. Sementara kerusakan lingkungan di area itu sudah sangat parah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dr Tommy A Soleman MKes mengatakan, perijinan tambang di daerah itu merupakan ranah Pemerintah Provinsi Sulut. “Kami di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mitra, sudah berulang-ulang kali menyampaikan ke DLH Provinsi terkait adanya kerusakan lingkungan di Alason Ratatotok. Kerusakan lingkungannya sudah melebihi 100 persen, bisa dikata 1.500 persen karena memang sudah sangat rusak parah area tersebut,” ujar Soleman.

IMG-20190701-WA0059

Lanjutnya, DLH Provinsi sebelumnya telah melakukan visit turun lapangan ke Ratatotok, guna menghimpun data kerusakan yang diakibatkan aktivitas tambang. “Kami diajak oleh DLH Provinsi untuk ke Alason, namun masih bersifat investigasi. Data-data terkait kerusakan lingkungan juga sudah diambil oleh mereka. Langkah selanjut silakan berkoordinasi dengan mereka di provinsi, karena kami di kabupaten tidak punya kewenangan untuk menindak para PETI. Kami sebatas mengimbau dan menyosialisasikan tentang UU Lingkungan kepada para penambang,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi terkait sikap Polda terhadap para pekerja PETI mengungkapkan, Polda menyerahkan semuanya ke Polres Minahasa Selatan (Minsel), yang wilayahnya mencakup daerah Mitra. “Progresnya akan dilaksanakan oleh satuan wilayah yaitu polres yang akan berkoordinasi dengan stake holder pada wilayah tersebut,” katanya.

Tompo menambahkan, pihaknya akan melanjutkan setiap informasi, termasuk aktivitas PETI di Alason. “Info ini akan saya sampaikan Polres. Nanti kita pantau giat yang dilakukan oleh Polres,” pungkasnya.

Pada pemberitaan media sebelumnya, Wakapolres Minsel Kompol Prevly Tampanguma menuturkan, pihaknya bakal menindak aktivitas PETI usai Pemilu 17 April lalu. “Sebenarnya kita sudah mau turun, cuma bertepatan dengan pemilu. Setelah ini kami akan turun bersama dengan Polda,” tukasnya waktu itu.

(Victor)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s