Yang Boleh dan Tidak, di Pilhut 2019 Mitra

Ratahan – Pemilihan Kepada Desa atau Hukum Tua di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menjadi perhatian seluruh warga karena sebanyak 100 desa di wilayah Tanah Patokan Esa itu akan menggunakan hak pilih mencari sosok Hukum Tua idaman. Dalam pelaksanaan pemilihan ini terdapat sejumlah hal yang tidak boleh dan yang boleh dilakukan.

Berikut ini penjelasan dari Sekda Mitra Robby Ngongoloy ME MSi dalam pengarahannya dalam acara Sosialisasi dan Pengawasan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Kabupaten Minahasa Tenggara di Sport Hall Kantor Bupati pada Senin (26/8).

“Pegawai (ASN) tidak diikut-sertakan dalam Pemilihan Kepala Desa (Hukum Tua). Kenapa? Karena kita masih kekurangan pegawai. Sehingga Pemkab Mitra mengambil kebijakan, pegawai negeri tidak boleh ikut Pilkades ini,” ujar Sekda Ngongoloy.

Peraturan dalam Pilhut ini mengacu pada Petunjuk Teknis / Juknis, lewat penjabaran dari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 33 tahun 2019 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa.

“Yang pertama, dalam pengangkatan calon kepala desa (hukum Tua), yang mencalonkan diri sebagai hukum tua tidak dibenarkan untuk mengumpulkan massa berhubungan dengan pemilihan kepala desa ataupun kepentingan berkaitan,” tuturnya.

Dilarang memberikan dalam bentuk barang dengan maksud mempengaruhi orang agar bersimpati untuk memilih kepada satu orang. “Dilarang memberi kepada warga bahan makanan seperti beras, ayam dan sebagainya. Dilarang memberi uang (money politic),” tegas Sekda.

Dilarang menjanjikan program kegiatan desa, serta menjanjikan posisi tertentu. “Tidak menjual program kegiatan desa dengan mengiming-imingkan akan menggantikan perangkat desa. Misalnya ‘kalau saya jadi hukum tua, saudara akan jadi Kaur ini dan Kaur itu (Kepala Urusan),” jelasnya.

Dilarang melakukan ‘black campaign’ atau membawa dan menyebarkan informasi buruk tentang calon saingan. ” Tidak menjatuhkan dan menjelekkan calon kepala desa yang lain dalam pemilihan kepala desa,” tambahnya.

Tidak membuat suatu acara yang tidak jelas. Misalnya membuat acara di rumah calon hukum tua, seperti undangan acara ulang tahun yang mengundang 1 kampung. Sedangkan baru satu kali itu mengundang orang 1 kampung, dengan maksud terselubung berkaitan dengan pemilihan.

Selanjutnya, baik pemerintah kecamatan maupun desa diminta netral. “(aparat) pemerintah pelaksana tugas, kami minta dalam hal menyampaikan pidato di mana saja, untuk selalu menyampaikan peraturan ini dan tidak berpihak kepada siapapun (calon hukum tua). Tapi bagaimana berpihak pada mengangkat pembangunan yang ada di desa,” ungkap Sekda.

Hal yang diperbolehkan bagi para calon hukum tua adalah menjabarkan visi-misinya maju di Pilhut 2019 ini. pemaparan visi dan misi dalam hari sosialisasi yang diatur dalam tahapan Pilhut.

“Visi-misi kepala desa, itu yang dijual. Karena kami mencari orang-orang yang betul-betul mempunyai simpati dan empati terhadap masyarakat,” sebut Sekda Robby Ngongoloy.

Demi terselenggara suksesnya pemilihan di 100 desa di Mitra, pihak penyelenggara diminta menjalankan dan mengawasi penerapan peraturan Pilhut. Selain itu Pemkab juga menyediakan wadah komunikasi untuk berkordinasi bila terjadi kendala di lapangan.

“Kami minta tim pengawas melihat itu dan langsung diskualifikasi, apabila ada pelanggaran. Apabila ada hal-hal yang belum jelas bisa langsung ke PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa). Jangan dengar kepada orang-orang lain sehingga informasi jadi simpang siur. Nanti akan ada WA khusus untuk informasi Pilhut. Selain itu pelaksana bidang pengawasan, Pak Wabup akan meninjau langsung seluruh desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa,” tandasnya. (VictoryTB)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s