Wabup Dondokambey bersama Istri Wakil Ketua TP PKK  Hadiri Konas XIII Forum Komunikasi PKB PGI

Surakarta – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si MM, di dampingi Istri Wakil ketua TP-PKK Ny, Martina Dondokambey – Lengkong menghadiri Ibadah Pembukaan Kegiatan Konsultasi Nasional XIII Tahun 2019, Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Kamis (5/9/2019) di The Sunan Hotel Kota Surakarta Jawa Tengah.

Ibadah Pembukaan di Pimpin oleh Pdt. Elly Pitoy. Turut Hadir Gubernur  Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE Selaku Ketua FK PKB PGI, Sekretaris Prov Sulut Edwin Silangen,  Ibu Pendeta DR. Henriette Hutabarat-Lebang Ketua PGI serta Pengurus FK PKB PGI.

FB_IMG_1567692387653

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi, MM mengatakan PKB harus lebih selektif dalam menanggapi berita berita Hoax, yang dapat memicuh perpecahan antar komunitas. “Seperti yang  disampaikan oleh Ibu Ketua PGI dengan membangun budaya damai baik dalam keluarga serta dilingkungan bermasyarakat itu adalah marupakan tugas dari PKB, serta  meluangkan waktu dalam keluarga serta berkomonikasi agar permasalahan dalam keluarga bisa kita atasi,” singkatnya.

Semantara sambutan Ibu Pendeta DR. Henriette T. Hutabarat-Lebang Ketua PGI, mengajak peserta KONAS PKB bersama merenungkan serta mengsyukuri karunia atau pengalaman yang di miliki peserta baik dalam pembangunan di lingkungan keluarga, pembangunan Gereja maupun pembangunan dalam bermasyarakat.

“Dengan Mengangkat tema KONAS ini mengingatkan kita, bahwa Gereja adalah bagian intregal dari bangsa indonesia, gereja secara khusus melalui kaumbapak memiliki tugas dan panggilan untuk ikut aktif membangun masyarakat indonesia yang sejahtera adil dan beradab demi kesejahteraan semua masyarakat,” katanya.

FB_IMG_1567694225226

Sebagai mana Tema KONAS saat ini Membangun masyarakat sejahtera demi kesejahteraan umat dan kekuatan bangsa serta sub tema, Bapak yang beroeran aktif menjaga keutuhan NKRI dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tugas ini menantang kita semua terutama dalam menjalani era revolusi industri 4.0 dengan berbagai kesempatan yang sudah tersedia serta berbagai tantang yang ada di depan dengan mengandalkan teknologi canggih, dan berupayah untuk lebih memahami arah dari perubahan dalam bahasa Alkitab melihat tanda tanda Zaman, “jelasnya.

Beliau juga menyampaikan PKB harus bangkit dan kembangkan paradikma serta cara berpikir menghargai pebedaan dan tidak ada perpecahan diantara kita juga mencari solusi dalam menghadapi setiap permasalahan dengan berdialog bersama untuk mendapa solusi yang baik, agar dapat memperkuat persekutuan kita, PKB juga harus lebih berperan dalam budaya damai dan saling menghargai dalam keluarga, serta memupuk cara berkomunikasi dalam keluarga dengan gerakan 18-21.

“Tekad memberikan waktu di dalam keluarga, dengan tidak menggunakan HP dari pukul 18 sampai pukul 21 dimana waktu itu digunakan dengan berkomunikasi antar keluarga Ayah, Ibu dan Anak, serta melungkan waktu dengan membaca Alkitab, PKB harus menjadi contoh dan berkontribusi dalam bermasyarakat serta kemajemukan sebangsa untuk mewujudkan nilai nilai Pancasila yang berdasarkan Undang undang dasar 1945 NKRI dan Bineka Tunggal Ika,” tutupnnya.

Kegiatan yang berlangsung 3 hari mulai dari tanggal 5 sampai tanggal 7 september 2019, yang nantinya kegiatan akan di hadiri Presiden RI Joko Widodo serta Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly.

(Christian Tangkere)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s