[VIDEO] Pelantikan Anggota DPRD Minahasa Masa Jabatan 2019-2024

Tonton berita video lengkapnya dibawah ini

Tondano – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penguvapan sumpah janji anggota DPRD masa jabatan 2019-2024, penutupan tahun sidang anggota DPRD Periode 2014-2019, dan pembukaan tahun sidang anggota DPRD periode 2019- 2024, bertempat
di Wale Ne Tou Tondano, Senin (09/09/2019).

Pelantikan ini ikut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara  Drs Steven OE Kandouw, Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si, Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si MM, Forkopimda Kabupaten Minahasa, Sekretaris Daerah Frits Muntu SSos, Sekretaris DPRD Minahasa Siby Sengke, jajaran Pemkab Minahasa dan keluarga Anggota DPRD Minahasa.

Rapat Paripurna ini di pimpin Ketua DPRD James Rawung yqng di dampingi Wakil Ketua Ivonne Andries dan Ventje Mawuntu

Dilanjutkan dengan pembacaan surat masuk oleh sekretaris DPRD Siby Sengke

Sebanyak 35 Anggota DPRD Kabupaten Minahasa periode 2019-2024 mengucapkan sumpah/janji dan dilantik Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST. Iko Sudjatmiko.

Usai dilantik Wakil Gubernur Sulut mebyerahkan SK kepada seluruh anggota DPRD diikuti
Bupati ROR dan Wabup RD yang mengenakan pakaian adat Minahasa imi menyematkan Pin Anggota DPRD Minahasa kepada masing-masing anggota DPRD yang baru saja dilantik.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven  Kandouw mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Minahasa yang baru dilantik dapat melakukan kewajibannya secara optimal karena menurutnya Hak dan kewajiban ini pararel simana Gubernur mengingatkan supaya ada di mainset kita bahwa hak dan kewajiban pararel. Jangan selalu yang diutamakan hak. Sementara kewajiban tidak. Harus sesuai sumpah. Tupoksi DPRD harus tahu. Kewajibannya dalam aspek legislasi, budgeting dan pengawasan. Ini tak boleh dilihat satu persatu. Tapi harus persatuan karena muaranya demi memuluskan jalannya pemerintahan, menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Lanjut Kandouw, peran DPRD bukan untuk merongrong jalannya pemerintahan. Legislatif ini, menurut Kandouw adalah salah satu pilar jalannya pemerintahan.
“Aneh rasanya kalau ada legislatif yang merongrong dan memboikot. Harapan dan optimis, yang baru dilantik 5 tahun ke depan mempunyai output dan out come dan bahkan Perda yang jelas. Tak hanya Perda rutin, tapi Perda inisiatif.

“Anggota dewan harus yang benar-benar mewakili masyarakat. Bukan mewakili diri sendiri, kelompok atau partai sendiri. Tapi dituntut super aktif dan pro aktif. Karena juga, parlemen itu artinya bicara. Kalau anggota dewan hanya diam, dia mengkhianati substansi parlemen. Tapi di sisi lain, bicara yang kontekstual. Jangan asal bicara.

Acara ini dilanjutkan dengan jabatan tangan dan ucapan selamat berkarya bagi Anggota DPRD Minahasa periode 2019-2024

[Christian Tangkere]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s