Media Gathering Kanwil DJP Suluttenggomalut dan Pers, Ini yang Dibahas…

MANADO – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) menggelar Media Gathering pada Senin kemarin (28/10/2019). Bertujuan untuk mempererat hubungan dan kordinasi terlebih khusus bagi insan pers yang memiliki pos peliputan di kantor itu.

Plh. Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut Hisbullah mengatakan, tujuan lainnya kegiatan itu untuk membekali para wartawan dengan pengetahuan tentang perpajakan, sehingga pemberitaan lebih akurat.

Ia juga mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan pers yang boleh membantu DJP dalam hal pemberitaan, khususnya menyasar bagi para wajib pajak.

“Pasca Tax Amnesty seharusnya Wajib Pajak patuh lebih banyak dalam melakukan pembayaran kewajiban perpajakannya, karena ‘sudah minta ampun’,” ujarnya.

“Oleh karena itu apabila terdapat Wajib Pajak yang tidak memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar, Kanwil DJP Suluttenggomalut telah memiliki basis data perpajakan dari ILAP (Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak Lain), pertukaran data perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI), Informasi dan/atau Bukti atau Keterangan (IBK) terkait akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Yang dimanfaatkan untuk melakukan pengawasan atau pemeriksaan Wajib Pajak,” tambahnya.

Namun, kata dia DJP menganut system Self Assesment sehingga yang diprioritaskan untuk ditindaklanjuti terlebih dahulu adalah Wajib Pajak dengan status ‘high risk’.

“Mengacu dari kondisi tersebut, seharusnya Wajib Pajak mulai patuh dan apabila terdapat kekeliruan dalam pengisian SPT, maka Wajib Pajak dapat melakukan pembetulan SPT dengan kemauan sendiri sebagaimana disebutkan dalam Pasal 8 UU KUP,” jelasnya.

Diketahui, Tahun ini DJP melakukan reformasi perpajakan di 5 bidang yang mencakup organisasi, SDM, proses bisnis, IT, dan peraturan perundang-undangan.

Reformasi perpajakan perlu dilakukan, menurut Hisbullah, dengan alasan perlunya peningkatan mutu layanan, peningkatan kerja sama dengan para pihak terkait untuk memperkuat basis data, peningkatan kegiatan penegakan hukum, pemberian kesempatan WP untuk memperoleh keadilan WP, penguatan institusi perpajakan, dan penguatan regulasi perpajakan.

“Diharapkan semua masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program reformasi perpajakan ini,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) F N Rumondor membeber tahun 2018 lalu Kanwil DJP Suluttenggomalut berhasil mencapai penerimaan sebesar Rp 8,50 triliun dari target Rp 10,14 triliun dengan presentase 83,93 persen. Sementara tahun 2019 ini pihaknya memiliki target sebesar Rp 10,31 triliun.

“Sampai dengan tanggal 28 Oktober 2019 penerimaan Kanwil DJP Suluttenggomalut mencapai Rp 6,93 triliun sudah mencapai 67,22 persen dari target. Dan ini mengalami pertumbuhan sebesar 13,06 persen dari capaian penerimaan tahun lalu,” ungkap Rumondor.

Ia menambahkan, Wajib Pajak perlu mendapatkan informasi yang akurat seputar perpajakan agar kewajiban perpajakan dapat dilaksanakan dengan benar yang berdampak pada kepatuhan dan peningkatan penerimaan.

“Oleh karena itu diharapkan media di wilayah Sulawesi Utara dapat membantu Kanwil DJP Suluttenggomalut dalam penyebaran informasi perpajakan. Sehingga kepatuhan Wajib Pajak meningkat yang diikuti dengan peningkatan penerimaan pajak. Dengan peran serta tersebut maka secara tidak langsung rekan-rekan media ikut berperan dalam pembangunan bangsa ini melalui penerimaan pajak,” tutupnya. (GR)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s