2023, Sulut Dipersiapkan Tuan Rumah KTT G20

MANADO – Tahun 2023, Sulawesi Utara dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Pertemuan yang akan dihadiri oleh kurang lebih 19 Negara itu, bertujuan untuk pembahasan duapertiga populasi dunia, 85 persen produk domestik bruto, dan mewakili 75 persen perdagangan global di seluruh dunia.

Demi mewujudkan hal itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, Rabu (20/11).

Dibeberkan Olly, saat ini pihaknya telah melobi pemerintah pusat terkait kesiapan Sulut sebagai tuan rumah KTT G20.

“Rapat koordinasi ini untuk menyiapkan infrastruktur yang digunakan pada KTT G20. Kita sedang lobi ke pemerintah pusat supaya pertemuan itu diadakan di sini supaya Presiden Amerika dan para pemimpin dunia bisa datang ke Sulut,” bebernya.

Dan juga, disampaikannya semua proyek infrastruktur di Sulut akan dikebut pengerjaannya supaya bisa selesai sebelum dimulainya KTT G20.

“Yah tentu diantaranya proyek pembangunan jalan dari Bandara Sam Ratulangi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Selain itu hotel dengan tempat pertemuan representatif juga harus dibangun di Likupang. Dan itu semua mau dipercepat. Ini harus disiapkan 2020, 2021, 2022 dan tahun 2023 tuntas,” sebutnya.

Dirinya pun berharap, bila pertemuan di bidang ekonomi ini berhasil diselenggarakan di Sulut, maka semakin meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan nilai investasi di Sulut. “Sulut lebih dikenal di dunia, pariwisata meningkat, investasi tambah banyak,” kuncinya.

Diketahui, G20 adalah organisasi yang berisikan 19 negara dengan perekonomian besar dunia yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, lnggris, Cina, India, Indonesia, ltalia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Turki dan Uni Eropa. G20 dibentuk pada 1999 sebagai bentuk respons terhadap perlunya pembicaraan bersama untuk kerjasama di bidang ekonomi.

Setiap tahunnya, G2O mengundang tamu dari beberapa negara untuk berpartisipasi dalam acara selain anggota tetap. Hal inf dilakukan untuk memastikan bahwa KTT ini merefleksikan opini internasional dalam sektor ekonomi dunia.

Rapat ini turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, Asisten Administrasi Umum Gammy Kawatu dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (hps/gabby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s