Pembunuh Pendeta Dituntut Ringan, Istri : Oh Tuhan Pe Sampe Hati

MANADO – Tangis histeris istri dari Alm Pdt Alexander Pangkey, Silvia Walalangi, pecah setelah mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang tuntutan Selasa(25/11) Kemarin sore di Pengadilan Negeri (PN) Manado.

Dimana, JPU menuntut tersangka FL 10 tahun penjara, sementara OU dituntut lebih ringan, yaitu penjara 7 tahun.

Tentu saja, hal itu tidak disetujui oleh Silvia. Silvia tidak terima akan tuntutan yang dilayangkan JPU terhadap dua tersangka pembunuh suaminya. Berderai air mata, Silvia hanya bisa menyebut mereka (tersangka) tega membunuh suaminya.

“Oh Tuhan, pe sampe hati !!! Bukang main ngoni bela itu pembunuh. Kita pe laki dorang so bunuh. Kiapa depe tuntutan cuman 10 taon. Koreksi akang itu. (Oh Tuhan, tega sekali kalian membela pembunuh itu. Mereka sudah membunuh suami saya. Kenapa tuntutannya hanya 10 tahun saja. Tolong dikoreksi),” Silvia bertutur dengan airmata yang terus berderai.

Meski terus ditenangkan anggota keluarga, tangisan tak kunjung berhenti.

Diketahui, terdakwa FL dan OU merupakan dua terdakwa dengan dugaan pembunuhan guru agama yang juga pendeta di SMK Ichtus Manado, 21 Oktober 2019 lalu.

Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga korban Yuddi Robot SH menyebutkan tuntutan sudah maksimal menurut versi JPU sesuai UU Perlindungan Anak.

“Tentunya harapan kami pada putusan yang akan dibacakan Senin 2 Desember 2019 minggu depan, majelis hakim dapat memutuskan dengan maksimal. Agar kami keluarga juga dapat terobati dan agar supaya masyarakat Sulawesi Utara maupun diluar Sulut dapat menilai, bahwa inilah putusan yang terbaik,” harapnya sembari menambahkan Alm pendeta di tanah Minahasa merupakan figure yang sangat dihargai.

Dalam sidan tuntutan, kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH) Posbakum PN Manado Detty Lerah SH dan rekan. Para terdakwa langsung mengajukan pleidoi secara lisan, meminta keringanan hukuman serta menyesali perbuatan mereka.

Saat dimintai keterangan, JPU Zulhia Jayanti Manise membenarkan kedua terdakwa bakal dituntut 7 hingga 10 tahun penjara.

“Anak 1 (FL) hukuman 10 tahun. Sementara anak kedua (OU) 7 tahun. Untuk lebih jelasnya (rincian pasal) nanti ke kantor. Ke kasipidum,” singkat Jayanti Manise sembari berjalan meninggalkan wartawan.(SNTV)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s