Ekonomi & Bisnis

Berkat BPJamsostek, Ribuan Pekerja di Talaud Kini Dapat Perlindungan

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Sebagai bukti komitmen serta ingin memberikan perlindungan bagi setiap pekerja disetiap daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, BPJamsostek Cabang Manado kini menyasar daerah Kepulauan Talaud.

Buah dari hasil komitmen itu pun, ribuan pekerja baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud bersama perangkat desa yang ada, kini sudah mendapatkan perlindungan.

Diketahui, Pemkab Talaud berhasil mendaftarkan pekerja non ASN sebanyak 662 orang dan aparatur desa sebanyak 1.562 orang.

Menseriusi hal itu, Jumat(20/12) kemarin, BPJamsostek Manado dan Pemkab Talaud menandatangani perjanjian kerjasama untuk 2.224 tenaga Non ASN dan Aparatur Desa.

“Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Filipina merupakan hal yang penting untuk melindungi para pekerja non ASN. Sebab untuk melaksanakan aktivitasnya mereka harus menyeberangi lautan. Dengan demikian risiko yang dihadapi para pekerja sangat besar. Untuk itulah keberadan mereka harus dilindungi,” kata Kepala Cabang Hendrayanto.

Program perlindungan yang diberikan, sebut Hendrayanto yakni melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Perlindungan kerja, merupakan tugas bersama yang wajib diimplementasikan sebagaimana yang tertuang dalam UU 40 Tahun 2004 dan UU 24 Tahun 2011 yang tujuannya adalah untuk melindungi semua tenaga kerja.

“Dengan memberikan perlindungan kerja, maka mereka (para pekerja) akan tenang dalam menjalankan aktivitasnya. Dan harapan kami semua pekerja dapat tercover,” harapnya.

Keikutsertaan pemerintah kabupaten/kota di Sulut dalam implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan, saat ini menunjukan peningkatan yang positif. Bahkan sudah mencapai 60% untuk non ASN dan aparatur desa yang terlindungi dari 15 kabupaten/kota di Sulut.

“Kami akan berupaya untuk melakukan kerja sama, agar semua pekerja bisa terlindungi,” harapnya.

Diketahui, sesuai ketetapan, yakni dari peraturan pemerintah nomor 82 Tahun 2019 terkait kenaikan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, bahwa nilai santunan JKM mengalami kenaikan dari Rp24 juta menjadi Rp42 juta.

Demikian juga dengan bantuan beasiswa JKK dan JKM, di mana untuk satu orang anak ahli waris senilai total Rp12 juta, menjadi untuk dua orang anak ahli waris, untuk bantuan pendidikan sejak TK sampai kuliah senilai maksimal Rp174 juta.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s