Ekonomi & Bisnis

Jangka Waktu Seminggu, BPS Sulut Catat 1,06 Persen Penduduk Sulut lewat SP 2020 Online

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Sensus Penduduk (SP) Online, telah berlangsung se-minggu. Sejak dideklarasikan 15 Februari 2020, jumlah penduduk yang berhasil dicatat lewat SP2020 mencapai 1,06 persen per 21 Februari 2020 khusus di Sulawesi Utara.

Dengan begitu, dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulut dr Ateng Hartono, perlu adanya peningkatan baik sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat.

Dari realisasi 1,06 persen itu, Ateng menyebut pihaknya telah melakukan gerakan-gerakan, yang sasarannya sudah meliputi instansi di 15 Kabupaten/kota bahkan provinsi.

Dikatakannya lagi, selain itu BPS juga sudah membuka corner di tempat-tempat belanja lainnya, seperti mall, mantos bahkan supermarket lain yang ada di Manado.
Dengan tujuan, mempermudah masyarakat untuk bisa mengakses lebih detail terkait SP2020 Online ini.

“Jadi memang kami sudah sangat gencar. Dan kami sudah mendapatkan dukungan dari bapak Gubernur dan Bapak wakil Gubernur. Sebelumnya kami telah melakukan beberapa rakor sampai ke daerah kepulauan,” kata Ateng saat giat Forum Wartawan Sensus Penduduk 2020 di kantor BPS Sulut, Jumat (21/02).

Dibeberkannya pula, BPS Sulut menargetkan cakupan SP2020 Online di Sulut bisa mencapai sedikitnya 20 persen dari total penduduk.

“Kenapa di Sulut harus jadi terdepan? Karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut paling tinggi di Sulawesi. Di Indonesia IPM Sulut nomor lima,” sebutnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kependudukan, Pencacatan Sipil dan KB Sulut Dr Bahagia Mokoagouw, Msi, Mkes juga turut memberikan apresiasi serta dukungan dilaksanakannya SP2020 online ini, dimana dikatakannya Gubernur Olly dan Wagub Steven sudah menginstruksikan seluruh OPD Sulut agar kooperatif juga dalam mensukseskan SP2020 ini.

“Semua wajib. Baik dinas terkait dan badan, perlu untuk mensukseskan SP2020 ini. Mengingat, indikator SP2020 mencakup semua elemen,” kata Bahagia.

Dijelaskannya, hal ini searah dengan apa yang sudah disampai-sampaikan oleh Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, seluruh data kependudukan harus terintegrasi.

“Kuncinya adalah Sensus Penduduk 2020 yang sedang berlangsung kepesertaannya maksimal, menjangkau seluas mungkin dan akurat,” tuturnya

Sehingga dia berharap, data kependudukan dapat terintegrasi dan akurat. Sehingga tidak ada lagi data keliru, ganda atau tidak valid.

“Perekaman data kependudukan terpusat di Ditjen Dukcapil. Dan bersifat satu pintu. Data yang direkam di Dukcapil kabupaten kota dikirimkan di Ditjen Dukcapil. Kemudian diolah dan diverifikasi lalu dikirimkan kembali ke Dukcapil kabupaten kota. Untuk digunakan sebagai data e-KTP. Kalau data belum di-feedback dari kementerian, belum bisa dicetak e-KTP atau KK-nya,” jelasnya sembari menambah SP2020 bertujuan untuk mewujudkan Satu Data Indonesia yang akurat dan bermanfaat untuk penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih terarah,” tandasnya.

Diketahui, untuk mempermudah masyarakat, BPS sendiri menampung semua keluhan lewat nomor whatshap di 081299052020.

Dimana, nomor ini bisa diakses oleh siapa saja yang memerlukan bantuan dan arahan terkait SP2020 online ini.

Sebagai wacana, BPS sendiri akan membuka spot pendaftaran dibebarapa tempat lainnya seperti rumah kopi dan lain sebagainya.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s