Pemkab Minahasa Siapkan Bansos Dampak Pandemi Covid-19

Tondano-Dalam menghadapi situasi di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Minahasa menyadari dampak ekonominya terhadap masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah.

Untuk itu mulai disiapkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada mereka yang terdampak Covid-19 dan benar-benar layak dibantu.

Demikian terungkap dalam Rapat Forkopimda Minahasa yang dipimpin Bupati, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan diikuti masing-masing Ketua DPRD, Glady Kandouw, SE, Kapolres, AKBP. Denny Situmorang, Dandim 1302, Letkol. Slamet Raharjo dan Kajari, Rahmat Taufani, SH, MKn serta Sekda, Frits Muntu, S.Sos, Asisten I, Dr. Denny Mangala, Asisten II, Ir. Wenny Talumewo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Ir. Janny Moniung, Kepala Badan Keuangan dan Aset, Drs. Donald Wagey, M.BA, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Maya Rambitan, M.Kes dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Maya Kainde, SH lewat video conference.

Untuk Bansos tersebut saat ini masih terus dikaji baik dari segi kemampuan anggaran pemerintah dan kriteria penerima maupun dasar hukumnya agar di kemudian hari tidak bermasalah dengan aturan. Demikian juga halnya dengan pergeseran anggaran untuk kebutuhan penanganan Covid-19 ini, dalam pembahasannya akan turut disertakan personil yang berkompeten dari Kejaksaan Negeri dan Polres.

Sementara itu, Bupati Roring mengapresiasi aparat keamanan baik TNI maupun Polri yang melakukan sweeping terkait jam malam yang diberlakukan sesuai kesepakatan Gubernur se-Sulawesi yakni Pkl.18.00-06.00. Di mana menurut bupati, sweeping tersebut akan sangat bermanfaat untuk menertibkan yang belum taat himbauan yang disampaikan untuk tidak keluar rumah kecuali dalam kebutuhan untuk pangan maupun berobat.

Terkait sweeping kepada warga yang keluar rumah di luar waktu yang ditetapkan itu, kata Kapolres dan Dandim tentu akan dilakukan oleh aparat secara tegas namun santun. Mereka memintakan juga kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan patroli di titik-titik kumpul warga.

Demikian juga terkait ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dimintakan agar ada pemantauan intensif yang juga siap didukung Polres dan Kodim. Bupati juga kembali mengharapkan peran serta tokoh agama untuk menghimbau warga yang adalah anggota jemaat dan umat mereka agar dapat menerapkan social distancing serta mengingatkan untuk terus membudayakan hidup bersih dan sehat.

Para camat, hukum tua/lurah juga diminta memantau dan mengatur sebaik-baiknya para pendatang maupun Orang Dalam Pemantauan(ODP). Untuk hari-hari raya keagamaan yang tidak lama lagi perayaannya, baik Jumat Agung, Paskah bahkab kemudian bulan puasa dan Idul Fitri akan dibicarakan secara khusus dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). (ChristianT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s