Minahasa

Warga Urongo Pertanyakan Pembangunan Kantor Kelurahan, Ini Tanggapan Pemerintah

Tondano – Warga masyarakat Kelurahan Urongo Kecamatan Tondano Selatan mempertanyakan pembangunan kantor kelurahan yang selama ini belum terealisasi. “Kantor kelurahan belum beking-beking sampe sekarang, nentau tu dana da k mana stow,” ungkap Roger Kowaas kepada media ini Senin7/4.

Bahkan menurut Roger, sampai saat inipun fondasinya saja belum ada, dan informasi yang dia denga uang bantuan pemerintah daerah untuk kelurahan sudah cair setengah. “Sampe sekarang deng dia pe fondasi belum ada no, dan informasi yg kita dengar uang bantaun pemerintah daearah untuk kelurahan so cair setengah, nah pertanyaanya ada kamana tu dana itu,” ujarnya.

Berbeda dengan Roger, Richard Nender yang rumah tempat tinggal bersebelahan dengan tanah yang akan di bangun kantor kelurahan menyesalkan pihak terkait karena tanah yang ada dibatas mulai longsonr.

“Sorry ini kita mo ba bilang for pemerintah kelurahan soalnya so brapa kali ada ba bilang, cuman bilang tunggu, sampe sekrang belum ada tanggapan.
sedangkan ini tanah so ba ciri pe banyak riki ini Sepiteng smo baku iko ciri, padahal matrial so lama ada.
bagimana dank ini dia pe solus, mohon direalisasikan secepatnya jangan sampe torang yg dirugikan disini, ungkap Richard sambil menambahkan bahwa jika masalah ini nda mo kelar di kelurahan kita akan bawa di jalur hukum,” tegasnya

Sementara warga lainnya mengatakan bahwa ingin membantu untuk pembangunan dikelurahan Urongo tetapi sampai saat ini kelurahan tidak pernah ada Rapat duduk bersama-sama dengan masyarakat urongo sehingga masukan masyarakat urongo tidak pernah tersampaikan. Bahkan Ronald mendapt informasi dana kelurahan yang terkumpul sebanyak 165 juta.

“Saya pribadi ingin membantu untk pembangunan dikelurahan Urongo tapi sampai saat ini kelurahan tidak pernah ada rapat duduk bersama-sama dengan masyarakat urongo. Jadi usulan saya dibuat Musrembang kelurahan dan setahu saya kelurahan itu setiap tahun ada dan harus buat musrembang dengan Tokoh masyarakat dan tokoh agama dan sekaligus menyampaikan irformasi sudah sejauh mana penggunaan dana kelurahan yang sudah terkumpul,” kata Ronald Gerungan.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Urongo Irma Mailangkay menyampaikan tentang pembangunan Kantor Kelurahan  bahwa dana yg terkumpul disaat pencarian dana berupa kantin Rp 44.390.000 dan sudah di bayar kepada Keluarga Pieter Monopo 35 juta untuk tukar tambah  tanah kantor dan sisanya ada yg digunakan tuk pemeliharaan tanah kantor.

“Pengeluaran ini ada dalam catatan kepada Pemerintah dan ini diketahui oleh LPM Tomas dan Toga, jadi bukan dipakai pribadi dan oleh pemerintah Kelurahan mohon maaf Pemerintah tidak mencuri uang tersebut,” jelasnya

Sementara Lurah pun memeinta maaf kepada keluarga Richard yang bersampingan dengan tanah kelurahan dimana tangah di batas mulai longsor. “Memang belum ada tindak lanjut karna belum ada dana mo kerja, salah salah belum ada dana kong lemerintah mo beking bagimana, tapi sebagai pemerintah kami akan bertanggujawab” ucapnya.

Lurah Irma pun meminta dan berharap kepada warga mastarakat untuk bagaimana mencari solusi untuk perkembangan kampung Urongo yang tercinta.

“Oleh sebab itu sekali lagi mohon maaf untuk keterlambatan ini sambil tetap berharap dengan adanya masukan dari warga tetapi juga mari kita cari solusi bersama sama membangun kelurahan kita yg tercinta ini. Kami Pemerintah sangat bersyukur banyak masyarakat yang tanggap dan peduli dengan kemajuan Kelurahan Urongo tapi juga harus dibarengi dengan tindakan yg ingin membangun,” pintanya.

Penulis: Christian Tangkere

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s