Minahasa

Pemkab Minahasa Gelar Musrembang RKPD, Ini Prioritas Pembangunan Minahasa Tahun 2021

Minahasa – Dengan Tema “Peningkatan kontribusi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata untuk mendukung pemerataan pembangunan wilayah dan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar musrembang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa 2021.

Musrembang yang di pimpin oleh Sekretaris Daerah Frits Muntu yang didampingi Kepala Bapelitbangda Philips Gerald Siwi ini digelar melalui video konferensi di ruang Commen Center Minahasa yang diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kamis 9/4/2020.

PhotoGrid_1586414088389

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring dalam sambutannya yang di sampaikan Sekda Frits Muntu menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten minahasa bersama DPRD sampai saat ini tetap konsisten untuk meningkatkan pelayanan di semua sektor dalam rangka mewujudkan “Minahasa Maju Dalam Ekonomi Dan Budaya Berdaulat, Adil Dan Sejahtera” Sebagai visi kabupaten Minahasa Tahun 2018-2023 yang menjadi cita-cita bersama.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya berharap kepada seluruh komponen pelaku pembangunan yang mengikuti kegiatan ini untuk memberikan sumbangan pemikiran dan dapat mencermati konsep prioritas dan sasaran, serta isu-isu strategis pembangunan untuk tahun 2021, sehingga melalu Musrenbang ini, dapat mengakomodir berbagai adpirasi masyarakat ( Bottom Up Planning ) yang akan dipaduserasikan dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah ( Top Down Planning ) dan analisis para teknokrat di berbagai bidang pembangunan. Disamping itu , yang terpenting adalah adanya sinkronisasi dan sinergritas antar/inter program pembangunan yang kemudian diharapkan akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah serta menjawab permasalahan dan kebutuhan mendesak di tahun 2021,” kutip Sekda Muntu.

Sekda Minahasa melanjutkan bahwa, perlu di pahami bersama bahwa dengan keterbatasan anggaran pemerintah daerah kabupaten minahasa mengakibatkan tidak semua usulan dapat dibiayai dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten. Namun demikian pemerintah berupaya keras mendorong usulan prioritas pembangunan agar dapat didanai baik melalui dana APBD provinsi maupun pusat sesuai dengan program strategis dan kewenangannya.
Hal lain juga yang perlu dicermati terkait dengan pelaksanaan penyusunan RKPD tahun 2021, yaitu konsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Kita berupaya agar kesepakatan-kesepakatan dalam musrenbang RKPD kabupaten minahasa akan tertuang dalam renja perangkat daerah tahun 2021.

PhotoGrid_1586413053323

“Oleh karna itu, saya patut menyampaikan apresiasi kepada saudara-saudara yang dengan sungguh-sungguh mengikuti serta memberikan masukan pada setiap tahapan perencanaan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten minahasa dalam forum konsultasi publik, forum perangkat daerah sampai pada forum musrenbang saat ini, sebagai upaya mencari pemecahan yang lebih sistematis, terarah, terukur dan terbaik dalam penyusunan agenda pembangunan tahunan,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Philips Gerald Siwi menyampaikan prioritas pembangunan tahun 2021, yaitu Pembangunan Pendidikan formal, informal dan vokasi, Pembangunan Kesehatan dan SDM, Penanggulangan kemiskinan dan Pengangguran, Peningkatan Ekonomi melalui Pertanian, Perikanan, Pariwisata, Investasi dan Industri
R3D Tondano (Rehabilitasi, Revitalisasi dan Rekreasi Danau Tondano), Pengembangan Infrastruktur
Peningkatan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan , Birokrasi Handal dan Profesional.

“Untuk Isu strategis pembangunan tahun 2021, yaitu
– Rendahnya Rata-rata lama sekolah 9,58 (setara kelas IX)
– Angka kematian ibu dan Angka Kematian Bayi masih ada
– Masih rendahnya Nilai Tukar Petani (NTP) <100
Kurangnya akses ke kawasan Agropolitan, Minapolitan dan Pariwisata
– Kurangnya sarana prasarana  dan rendahnya SDM pariwisata
– Peningkatan Kondisi jalan yang belum mantap dan mempertahankan kondisi jalan mantap (61%)
– Kurangnya konektivitas antar wilayah desa-kecamatan dan kabupaten/kota sekitar
– Rendahnya peran serta masyarakat dalam pelestarian lingkungan dan perwujudan pembangunan berkelanjutan
– Rendahnya kapasitas kelembagaan masyarakat  dan pemerintahan desa
– Tingginya angka kemiskinan (7,18%) dan angka pengangguran (5,88%)
– Rendahnya investasi, inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi
– Rendahnya akuntabilitas, efektifitas dan efisiensi birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik,” ungkap Siwi

Sementara itu, menurut Siwi untuk Arah Kebijakan Tahun 2021yaitu Meningkatkan kontribusi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata untuk mendukung pemerataan pembangunan wilayah dan ekonomi masyarakat yakni perlunya pendampingan dan penguatan secara kelembagaan terkait dengan upaya menghasilkan kontribusi ekonomi dan mendorong kemandirian ekonomi petani dan sektor pariwisata. Mengintensifkan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan melalui Kualitas Pendidikan, Kualitas Kesehatan, Kualitas Infrastruktur Dasar dan Bantuan Sosial serta kepastian penerima bantuan tepat sasaran;

Mengembangkan kawasan Strategis agropolitan dan minapolitan, Peningkatan Ekonomi Berbasis Pertanian dan mengembangkan usaha ekonomi pedesaan, Kelautan dan Perikanan. Meningkatkan akses pembangunan  pariwista Danau Tondano dan pengembangan peluang destinasi-destinasi wisata untuk pembangunan pariwisata terpadu dalam mewujudkan rantai nilai ekonomi kepariwisataan;
Meningkatkan investasi untuk mendukung penyediaan 5A (atraksi, aksesibilitas, akomodasi, amenitas, dan  awareness) dengan dukungan peningkatan kapasitas serta profesionalitas sumberdaya manusia di bidang pariwisata;

“Penguatan kelembagaan pemerintahan desa dan pengembangan desa, Pengembangan potensi ekonomi wilayah; Meningkakan pertumbuhan industri kecil dan menengah; Meningkatkan pengendalian tata ruang dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk mewujudkan pelestarian fungsi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan; Menjaga kuantitas dan kualitas sumberdaya alam secara berkelanjutan melalui rehabilitasi, konservasi dan peran serta masyarakat;
Menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan; Meningkatkan Pembangunan Transportasi Perkotaan dan Perdesaan
Meningkatkan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman, Meningkatkan Penguatan Investasi dan Inovasi serta Meningkatkan kapasitas Teknologi Informasi,” tutup Kaban Siwi.

(Christian Tangkere)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s