Ekonomi & Bisnis

Tolak ‘Sumir’, Perbarindo Sulutgomalut Jamin Likuiditas BPR, Dana Nasabah Aman!

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Ditengah-tengah pandemi Covid-19, beberapa isu miring ‘sumir‘ terkait pengelolaan dana yang dipercayakan nasabah ke BPR pun mulai beredar dimasyarakat.

Isinya, nasabah BPR tak dijamin LPS, BPR tak bisa menjamin keamanan dana nasabah di tengah pandemi Coronavirus Desease (Covid-19).

Ada juga, BPR akan gulung tikar karena adanya terstrukturisasi kredit. Dan, LPS hanya bisa mampu membayar 40 persen dari total dana nasabah.

Hal itu pun membuat Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut) angkat bicara.

Ketua Perbarindo Sulutgomalut Denny Senduk mengatakan masyarakat sekiranya tak perlu kuatir akan dananya. Baik itu tabungan, maupun deposito yang ditempatkan di BPR.

Mengapa demikian? Menurutnya, Perbarindo Sulutgomalut tetap menjamin Likuiditas serta dana yang dipercayakan nasabah ke BPR.

“Kinerja 17 BPR yang ada di Sulut sejauh ini sangat baik, operasional lancar dan aman-aman saja,” ungkap Senduk saat melakukan video conference bersama Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo dan pimpinan BPR di Sulut, Senin (13/04).

Dikatakannya pula, nasabah yang memperceyakan dananya di BPR dijamin sepenuhnya oleh Lembaga Penjaminan Simpanan. Setiap orang senilai maksimal Rp 2 miliar per orang per bank. Jadi kalau misalnya ada sekeluarga, ayah, ibu dan dua anak, bisa dijamin Rp 8 miliar.

Di video confrence yang sama, Sekretaris Perbarindo Sulutgomalut Vecky Palit mengatakan tak ada alasan bagi nasabah untuk cemas karena selama ini kinerja BPR sangat baik. Bahkan kata dia, sesuai data dari OJK, rata-rata item kinerja BPR naik dua digit jika dibanding dengan tahun lalu.

“Selain sehat dari sisi keuangan di mana kinerja tumbuh positif, BPR turut dijamin LPS. Dan Kami telah supervisi seluruh BPR di Sulutgomalut, mereka melaporkan likuiditas aman. Baik simpanan maupun pinjaman, kualitasnya terjaga,” sebutnya.

Lanjut dia, jangan sampai ada persepsi keliru. Adanya POJK nomor 11 tahun 2020 tentang pemberian restrukturisasi kredit membuat BPR–maupun bank umum–tak bisa membayarkan bunga pinjaman dan deposito.

“Kami jamin aman. Sejauh ini tak ada penarikan dana besar-besaran. Memang, dari sisi operasional berubah seiring kebijakan social and physical distancing,” katanya.

Sementara, Dirut BPR Dana Raya (Bank Dana Raya) Dave Pinontoan mengakui, berita-berita hoaks terkait kinerja BPR dan bank itu mempengaruhi BPR dalam memasarkan produk.

“Memang itu pengaruh bagi kami saat memasarkan produk dan jasa. Namun kami tidak akan kolaps akibat restrukturisasi. Berita yang tak kredibel mereduksi kepercayaan nasabah,” kata Pinontoan selaku Bendahara Perbarindo Sulutgomalut.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s