Minahasa

Pemerintah Desa Karondoran Langowan Timur Kembali Berikan Sembako Kepada Warga

Tondano – Untuk Kesekian kali, Pemerintah Desa Karondoran Kecamatan Langowan Timur serahan bantuan sembako bagi warganya,kali ini 443 Keluarga mendapat sentuhan bantuan berupa Beras, Ikan roa, juga Minyak goreng dan disalurkan perangkat desa hari ini Rabu (15/04)

Sebelum penyerahan bantuan Sembako yang juga bersamaan dengan pemberian masker secara gratis, pemerintah desa dipimpin Hukum Tua Laudi N.J Maliangkay,S.Pt. ini didahului dengan doa bersama oleh Ketua Badan Pekerja Jemaat GMIM Karondoran.

Kumtua Laudi mengatakan pemberian bantuan sembako merupakan tindak lanjut dari program Pemerintah Kabupaten Minahasa beberapa waktu lalu dimana telah menyerahkan bantuan yang sama,” Untuk Desa Karondoran, kita sudah berapa kali lakukan kegiatan ini,bahkakanpun oleh pemerintah Kabupaten Minahasa telah membantu dalam penyaluran bansos sembako tahap pertama,” Kata Kumtua yang juga sebagai Pnt P/ KB Jemaat.

Kepala Jaga Desa Karondoran saat menyerahkan bantuan sembako
Kepala Jaga Desa Karondoran saat menyerahkan bantuan sembako
Menginggat pemberian sembako yang tidak menyeluruh oleh Pemkab Minahasa kepada warganya, Kumtua menjelaskan dalam penyaluran kali ini seluruh warga baik yang penghasilan rendah sampai orang berada mendapat bantuan serupa,” Memang sembako yang disalurkan Pemkab Minahasa tidak semua mendapat, hanya mereka yang berprofesi sebagai Tukang ojek,Kusir Bendi,Sopir,Pedagang, namun hari ini semua warga yang jumlahnya 443 Keluarga dapat bantuan serupa.Kita tidak lihat statusnya dari petani,Tukang Ojek,Tukang, sampai Pegawai Negeri kita serahkan bantuan sembako, begitupun dengan mereka yang sudah lanjut usia (lansia )dan kaum disabilitas.Bahkan warga yang baru menetap enam bulan di Desa ini kita berikan bantuannya,” Jelas Kumtua.

Mendahului pemberian itu, terlebih dahulu pemerintah desa menyalurkan bantuan sembako kepada Pemuka Agama yang ada,”Pemuka agama baik Pendeta maupun gembala yang ada, bantuan sembako sudah kita serahkan beberapa hari lalu,”Lanjut Laudi yang mengakui akan sulitnya warga setempat mencari nafkah hidup pasca merebak virus Covid-19

” Harus diakui Imbas merebaknya virus corona ini membawa kesulitan besar bagi warga kami, aktifitas mencari nafkah sangat terbatas dan akhirnya berpengaruh pada pendapatan ekonomi keluarga. Kita berharap mudah – mudahan wabah ini cepat berlalu ditanah Minahasa,” Ujarnya.

Sementara warga Desa setempat terus diingatkan untuk mematuhi anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran covid -19, ” Masyarakat terus dihimbau jangan beraktifitas diluar rumah,menjaga kebersihan dan terus mendengar anjuran pemerintah,” Tuturnya sembari berharap warga Desa Karondoran yang berada diluar daerah dapat menahan diri dan tidak pulang kekampung halaman sampai wabah ini berakhir.

” Kami berharap dan meminta Warga Karondoran yang ada di luar daerah untuk menahan diri dan tidak pulang ke Desa Karondoran sampai wabah virus ini berakhir.Mari sayangi keluarga kita,” harapnya.

Adapun dalam memutuskan mata rantai virus corona ini, pemerinta setempat terus melakukan berbagai upaya baik penyemprotan cairan disinfiktan,menyediakan tempat cuci tangan di tempat keramaian, sampai pembuatan poskoh penangulangan covid – 19 dirumah hukum tua. (ChristianT)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s