Minahasa

Sinergitas Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa, Gubernur Dondokambey: Tahun ini Eceng Gondok Bersih Dari Danau Tondano

Minahasa – Ditengah pandemi covid-19, Pemerintah Provinsi Sulawesi utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berupaya melestarikan danau tondano dengan melakulan pengangkatan eceng gondok.

Dari pantauan media ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw serta Bupati Minahasa Royke octavian Roring meninjau langsung lokasi pengangkatan eceng gondok di beberapa lokasi yang ada di Kakas dan Tondano Kamis 11/6/2020.

Kepada sejumlah wartawan Gubernur Olly Dondokambey mengatakan bahwa eceng gondok yang ada di Danau Tondano Minahasa bersih ditahun 2020 ini.

“Target kita bulan desember danau tondano bebas dari eceng gondok, Program antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Minahasa dalam membersihkan danau ini akan berjalan,” kata Gubernur

Dijelaskannya,sejak berjalannya program tersebut, kinerja pengangkatan eceng gondok didanau tondano sudah sangat terlihat hasilnya.

” Makanya kami tinjau karena sudah sekitar 70 Hektar bersih, dan dipantau apakah program kabupaten dan provinsi berjalan dengan baik atau tidak,” jelasnya.

Namun kata Gubernur, dalam membersihkan Danau dan melestarikannya bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun perlu kebersamaan semua pihak terutama warga masyarakat.

” Saya mengajak masyarakat untuk bekerja sama, kalau sudah bersih kita jaga bersama apalagi perkembangan eceng gondok ini sangat cepat, jadi masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama,” harapnya.

Semmentara Bupati Minahasa menyampaikan bahwa bagaimana kolaborasi pemprov dan kabupaten di masa masa pandemi virua corona tetap menunjukan keseriusan dalam pembersihan eceng gondok di danau tondano. “Tadi kami sudah mengelilingi beberapa titik di danau tondano. Apa yang sudah dicanangkan pada Januari lalu, sampai saat ini masih tetap berjalan.

Bupati melanjutkan, setiap hari jumat ada kerja bakti yang dilakukan pemkab minahasa, namun karena ada pandemi virus corona, kerja bakti untuk sementara dihentikan. “Tapi padat karya tetap dijalankan. Kita akan berupaya semua desa dan kelurahan yang ada disekitar danau ini, bagi mereka yang kehilangan pekerjaan kita sudah menghimbau kepada lurah dan kumtua diinventarisir kalau ada yang ingin bekerja dalam pengangkatan eceng gondok dipersilakan, tapi tetap mengikuti protocol Kesehatan,” kata Bupati.

Bupati ROR menambahkan bahwa pemprov sudah menambah 5 alat berat lagi untuk beroperaai didanau tondano. “Atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada gubernur dan wakil gubernuryang tetap memperhatiakn danau tondano,” tutup Bupati terbaik pilihan rakyat minahasa ini.

Sebelumnya, Bupati Minahasa mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengunjungi Basecamp pribadi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang dijadikan rumah singgah bagi warga yang berstatus ODP.

Dilanjutkan dengan Penyerahan Bantuan Dari Pemerintah Sulawesi Utara untuk Jemaat GPDI Kakas di kecamatan kakas, sekaligus pembagian masker dari pemkab minahasa.

Turut mendampingi dalam pemantauan pengangkatan Eceng gondok sejumlah Pejabat Pemprov Sulut diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Adolf Harry Tamengkel, Serta Pejabat Pemkab Minahasa yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala, Asisten II Wenny Talumewo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Vicky Kalo, Kepala Dinas PUPR Teddy Lumintang. (ChristianT)

Categories: Minahasa, Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s