Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Peduli Warga Terdampak Covid-19, Serahkan Bantuan Bahan Pokok ke Baznas Sulut

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Provinsi Sulawesi Utara, secara bertahap menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19.

Kali ini, sebanyak 1.000 paket bantuan bahan pangan dan masker diserahkan ke pihak Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sulut, untuk segera disalurkan kepada warga yang terdampak.

“Jadi memamg, bantuan ini merupakan pertanda bahwa, kami Bank Indonesia ada di tengah masyarakat. Apalagi sekarang kita semua lagi sedang diperhadapkan pandemi Covid-19. Memang bantuan kami tidak banyak, dan masih sangat terbatas, namun harapan saya bantuan ini benar-benar bisa membantu masyarakat dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulut Arbonas Hutabarat, sesaat menyerahkan secara simbolis bantuan ke Baznas Sulut, Jumat(12/6).

Diketahui, sebelumnya, Bank Indonesia juga telah menyalurkan beberapa bantuan baik untuk pihak tenaga medis, para pedagang serta para pengemudi transportasi.

“Jadi Bank Indonesia sebelumnya telah menyalurkan bantuan juga kepada tenaga medis di RS Kandouw, pedagang Pasar Bersehati, dan pengemudi layanan transportasi online. Ke depan, Bank Indonesia akan secara konsisten melaksanakan program ini untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi Covid-19,” jelasnya sembari menambahkan program ini menerapkan sistem off-taker yaitu bekerjasama dengan UMKM anggota Wirausaha BI untuk menyediakan barang bantuan agar manfaat program ini menjadi maksimal dan dirasakan juga oleh pelaku usaha kecil dan menengah di Sulut.

Sementara itu, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan menyampaikan ungkapan terimakasihnya terhadap BI yang sudah membantu meringankan beban masyarakat lewat bantuan ini.

“Kami akan semaksimal mungkin menyerahkan bantuan yang sudah dipercayakan. Dan harapan kami, semoga kerjasama ini akan terus berlanjut. Diketahui, semua penerima paket bantuan BI Kpw Sulut ini, diverifikasi terlebih dahulu mulai dari pedangan eceran hingga warga yang bekerja harian dan penuh keterbatasan,” ungkap Abid.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s