Minahasa

32 Ormas Minta Polres Minahasa Tindak Tegas Penyebar Postingan Menghina Suku Minahasa di Medsos

Minahasa – Sebanyak 32 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Sulawesi Utara (Sulut), yang tergabung dalam Pejuang Minahasa, mengecam aksi provokasi dan postingan ujaran kebencian terhadap suku Minahasa di media sosial (Medsos), oleh oknum yang menggunakan akun Hamzah Ali.

Mereka pun mendatangi Mapolres Minahasa dalam tajuk diskusi, di ruang Tansatrisna, Senin (22/06) pagi, mendesak aparat hukum Polres Minahasa, agar segera melakukan penindakan secara hukum kepada oknum tersebut, untuk mengindari konflik yang lebih besar.

“Kami mempertanyakan status hukum terkait penghinaan terhadap suku kami Minahasa di medsos. Ada oknum-oknum yang sengaja melakukan ujaran kebencian dan menyeret pada masalah SARA, dengan cara karena memprovokasi dan ujaran kebencian. Kami minta ini segera ditindak agar tidak menimbulkan masalah Kamtibmas,” ujar perwakilan Pejuang Minahasa, Chrisye Lengking dari Ormas Waraney Tanah Toar Lumimuut.

“Kami tak mau main hakim sendiri, kami percayakan proses hukum pada aparat penegak hukum. Dengan catatan, proses hukum ini terus berlanjut. Ketika Tanah Leluhur kami, ibu pertiwi kami dihina, tentu kami sebagai masyarakat suku Minahasa akan bereaksi membela suku kami. Kami datang ke Polres Minahasa untuk mem follow up kasus ini sudah sampai sejauh mana,” tambahnya.

Sementara, Kapolres Minahasa AKBP M Denny I Situmorang SIK mengatakan bahwa, kasus dugaan penghinaan suku Minahasa melalui postingan medsos, serta ujaran-ujaran kebencian yang dilakukan, sementara ditangani pihaknya.

Menurutnya, dalam penanganan kasus penghinaan tersebut, pihaknya sudah memgantongi alat bukti yang cukup.

“Alat bukti sudah cukup, kami sudah mengoleksi ada 16 saksi dan 3 saksi ahli dan susah menetapkan 1 tersangka. Saat ini kami berkoordinasi dengan sejumlah Polda, diantaranya Polda Jabar dan Polda Jatim bahkan Polda NTT, untuk memburu pelaku. Sudah ada sebaran DPO terhadap tersangka,” terang Situmorang.

“Bila ada yang meragukan proses ini, silakan datangi kami dan berkoordinasi dengan kami. Yang pasti kami tidak diam dan terus melakukan proses hukum,” pungkasnya.(CT)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s