Ekonomi & Bisnis

Capai 1.600, Penumpang di Bandara Samrat Manado Mulai Meningkat

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Pasca melewati Pandemi Covid-19, jumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado kini mulai meningkat.

Dikatakan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai, hingga 30 Juni 2020 bulan kemarin, jumlah penumpang meningkat hingga 1.600 penumpang. Data ini tertinggi dibulan Juni.

“Sejujurnya saya sangat senang. Karena saat ini keadaan semakin membaik. Penumpang mulai banyak. Jumlah yang datang dan berangkat capai 1.600 penumpang. Beberapa maskapai juga sudah mulai membuka kembali rute yang sebelumnya ditutup. Memang ada beberapa rute yang belum dibuka, walaupun potensinya besar, seperti ke Papua. Untuk itu saya telah meminta ke pusat agar penerbangan Manado ke Papua bisa segera dibuka,” tutur Minggus kepada media ini, Rabu(1/7).

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2019, penurunan penumpang hingga 91 persen akibat pandemi Covid-19.
Total penumpang pada dari tanggal 1-29 Juni 2020 hanya 16.864 orang. Sementara pada Juni 2019 sebanyak 183.416 orang.

Sementara sejak Januari-Mei 2020, penumpang mengalami penurunan sebesar 40 persen. Pada Januari-Mei 2020 jumlah penumpang hanya 504.976 sedangkan pada 2019 846.714.

Sementara untuk penerbangan internasional, menurut Minggus saat ini memang belum ada.

“Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan slot penerbangan di Tiongkok. Pemerintah disana sangat selektif untuk memberikan slot penerbangan dari luar Tiongkok. Sementara kita tahu, jumlah wisatawan dari Tiong-kok yang datang ke Manado dalam beberapa tahun terakhir sangat banyak,” katanya.

Sementara, untuk rute ke Singapura, Minggus mengatakan setelah sebelumnya dilayani oleh Silk Air, akan digantikan oleh Scoot.

Namun penerbangan perdana Scoot yang dijadwalkan bulan Maret belum terlaksana akibat pandemi Covid-19 ini.

“Meski begitu, saya yakin Scoot akan tetap membuka penerbangan Manado-Singapura. Sebab mereka telah mengirimkan surat penundaan untuk membuka penerbangan ke Manado pada bulan Juli ini. Tentu mereka serius,” tambahnya.

Sedangkan untuk rute Manado-Davao yang sebelum pandemi Covid-19 ini dilayani oleh Garuda akan digantikan oleh Citilink.

“Dari pihak Garuda sudah menyampaikan, seluruh armada pesawat ATR-70 miliknya akan dioperasikan oleh Citilink yang merupakan anak perusahannya. Rute Manado-Davao ini tadinya juga akan dilayani oleh Phillippines Airlines. Namun belum sempat terealisasi akibat pandemi Covid-19. Padahal penerbangan tersebut sudah pasti. Kita bahkan sudah membuat rencana inaugural flight. Tapi gara-gara Covid-19 belum terlaksana,” jelasnya.

Tentunya, Minggus menyampaikan pembukaan rute ini juga pengamanan di Bandara juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Tentu, penerapan sosial distancing dan menggunakan masker itu wajib. Harapan saya, agar masyarakat dapat mendisiplinkan dirinya sendiri. Para pengguna jasa bandara jujur dan tetap jaga jarak, gunakan masker” tutupnya.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s