Sulut

Tingkatkan Peran Tokoh Agama dan Organisasi, Bawaslu Sulut Gelar Rakor Partisipasi Publik

Sulut – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Partisipasi publik sekaligus Rakernis (Rapat Kerja Teknis) untuk jajaran SDM di Provinsi Sulawesi Utara, Senin 3 Agustus 2020 di Sutan Raja Hotel Kota Kotamobagu.

Kegiatan yang dihadiri oleh peserta dari beberapa LSM dan Organisasi kemahasiswaan di daerah Bolmong Raya, serta sebagai narasumber dihadiri oleh H. Sulaeman Amba, Sag, Ketua MUI Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pdt. Christina Noula Raintama Pangulimang M.Th Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow.

Ketika membuka kegiatan, Herwyn J. H. Malonda sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Sulut mengatakan, Terselenggaranya kegiatan ini agar supaya Bawaslu sebagai Penyelenggara Pemilu ke depannya bisa berkoordinasi dengan elemen-elemen masyarakat yang bergerak dalam agama dan sebagai tokoh masyarakat, untuk sama-sama mengawal terlaksananya Pilkada Tahun 2020 ini. “Kegiatan ini dilakukan agar seluruh elemen masyarakat agar lebih rukun terutama antar umat beragama, dan tidak menyerang etnis, suku, atau pun membawa-bawa sentimen agama yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi dalam terselenggaranya tahapan Pilkada tahun 2020 saat ini,” ungkap Malonda.

IMG-20200804-WA0085

Sementara H. Sulaeman Amba saat membawakan materinya sebagai juga menjelaskan dan menghimbau terkait dengan peran tokoh agama dan peran organisasi ataupun LSM di daerah Kabupaten Bolaang Mongondow dan sekitarnya agar tidak terlibat dalam politik praktis ataupun dalam kebijakan-kebijakan politik.

Sementara Pdt. Christina Noula Raintama Pangulimang, menyampaikan bahwa sebagai tokoh agama ataupun organisatoris untuk menghimbau kepada masyarakat dalam menggunakan media sosial harus menjadikan teknologi komunikasi dan informasi sebagai alat/media edukasi dan bukan tempat propaganda untuk kepentingan kelompok, golongan, agama suku dan ras dan menjadi filter informasi agar umat tidak termakan hoax.

Menjelang akhir kegiatan, Awaluddin Umbola sebagai Anggota Bawaslu Provinsi Sulut, menyampaikan harapan agar kedepannya para Tokoh Masyarakat, dan Tokoh-tokoh Agama untuk tidak membawa nama umat yang dipimpinnya dalam menetapkan pilihan politiknya, serta meneguhkan semangat Nasionalime (NKRI) dan patriotisme (bela NKRI) dengan keutuhan NKRI sebagai harga kehidupan ber-satu bangsa dan bernegara. “Jadilahjembatan antara penyelenggara pemilu, peserta pilkada dan pemilih untuk mensukseskan pilkada tahun 2020 ini meski di tengah pandemi covid-19,” jelasnya.

Umbola kemudian secara resmi menutup kegiatan Rakor Partisipasi publik yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bencana alam secara simbolis oleh jajaran Bawaslu Provinsi Sulut kepada Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

Kegiatan dilanjutkan hari ini, Selasa, 4 Agustus 2020. Anggota Bawaslu Sulut, Supriyadi Pangellu membuka dan sekaligus memberikan arahan pada kegiatan yang berlangsung sehari tersebut. Sebagai pengantar Pangellu menjelaskan terkait dengan penggunaan aplikasi online yang sudah disusun oleh Bawaslu Sulut sebagai tolak ukur kinerja ataupun surat-menyurat kelembagaan pada jajaran SDM di Bawaslu Kabupaten/Kota sampai Panwaslu Kelurahan/Desa untuk membantu proses koordinasi berjalannya tahapan Pilkada Tahun 2020 ditengah wabah covid-19 saat ini. (Kelly)

Categories: Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s