Manado

KPU Tetapkan Daftar Pemilih Sementara di Kota Manado Sebanyak 327.739 Orang

MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 327.739 orang jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado Tahun 2020.  KPU Kota Manado menetapkan DPS berdasarkan hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Tahun 2020.

Ketua KPU Kota Manado, Jusuf Wowor mengatakan, hasil DPS tersebut diperoleh dari total keseluruhan hasil Pemutakhiran daftar pemilih yang telah dilakukan oleh pihaknya sesuai dengan tahapan yang berlaku. Wowor menjelaskan dari daftar pemilih sementara yang berjumlah 327.739 orang,  pemilih laki-laki berjumlah 161.342 orang dan pemilih perempuan berjumlah 166.397. “Pemilih ini tersebar di 11 Kecamatan, 87 Kelurahan dan 979 Tempat Pemungutan Suara atau TPS yang sudah didata,” tutur Wowor.

Diakui Wowor, pihak KPU Kota Manado juga sebelum melakukan penetapan, telah menerima saran perbaikan dari Bawaslu Kota Manado terkait adanya pelangaran administrasi yang sempat dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam penjumlahan. “Tentunya saran dari Bawaslu sudah ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi. Kami melakukan perubahan atau koreksi data pada saat pleno tingkat Kota Manado yaitu untuk PPK Sario, PPK Paal Dua, PPK Tuminting, PPK Wenang, dan PPK Bunaken Kepulauan,” kata Wowor kembali.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado, meminta agar KPU menunda Pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS).

Koordinator Divisi (kordiv) Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga, Taufik Bilfaqih mengatakan ada kelalaian yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) walaupun telah dilakukan koreksi. Menurut Bilfaqih, Bawaslu mengaggap ada unsur kelalaian dan ketidak-telitian pihak PPK. 

“Jadi mereka (beberapa PPK), ternyata telah melakukan perubahan data pasca pleno. Misalnya data yang sudah ditetapkan di tingkat kecamatan, kemudian diubah lagi dengan dalih perbaikan. Namun, ini terlihat tidak teliti sejak awal,” ujar Bilfaqih. (Kelly)

Categories: Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s