Ekonomi & Bisnis

Pandemi Covid-19 Kinerja BSG Tumbuh Positif, Dirut : Capaian Ini Menjadi Faktor Fundamental Bagi BSG

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Meski ditengah pandemi Covid-19, kinerja PT Bank Sulutgo (BSG) dapat tumbuh positif.
Hal itu dilihat dari total aset, dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga total nasabah yang mengalami peningkatan dari sebelumnya.

Sehingga, Direktur Utama Jeffry Dendeng menyebut, hal tersebut menjadi faktor fundamental bagi BSG, untuk tetap optimis di tengah masa sulit sekalipun.

“Tentunya ini tidak mudah bagi kami BSG. Namun, sesuai dengan data ditahun 2020 baik aset, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga nasabah DPK dan nasabah kredit, yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dan pencapaian ini akan menjadi faktor fundamental bagi BSG untuk tetap optimis dan mampu tumbuh bahkan di masa sulit sekalipun,” jelas Jeffry saat media talk bersama media di Manado, Kamis(4/2).

Didampingi Direktr Operasional Welan Palilingan dan Direktur Pemasaran Mahmud Turuis, Jeffry memaparkan total aset BSG di tahun 2019 sebesar Rp 15,1 triliun. Pada periode awal tahun hingga akhir Desember 2020 sudah mencapai Rp 16,4 triliun, atau tumbuh 8,63 persen.

Kemudian dana pihak ketiga BSG pada 2019, tercatat Rp 11,9 triliun. Meningkat 14,10 persen di 2020, menjadi Rp 13,7 triliun.
Sementara realisasi kredit di tahun 2020 sebesar Rp 12,4 triliun, atau tumbuh 2,52 persen dari tahun 2019 yang sebesar Rp 12,1 triliun.

“Jadi kalau diperhatikan, pertumbuhannya memang tidak terlalu besar akibat situasi pandemi, yang berdampak pada perekonomian, sehingga tidak terlalu maksimal,” ujar Jeffry.

Dia juga mengungkapkan, dari segi total nasabah, tercatat untuk nasabah DPK sebanyak 476,313 di 2019, menjadi 500.908 di 2020. Sedangkan nasabah kredit yang tadinya di 2019 berjumlah 79.962, di 2020 sudah ada sebanyak 83.900.

“Sementara untuk target yang dibebankan oleh Otoritas Jasa Keuangan, atau target rencana bisnis bank (RBB) hampir semuanya bisa kita capai, bahkan ada yang terlampaui. Namun ada yang belum terpenuhi yaitu target kredit sebesar 95,57 persen,” tambahnya lagi.

Dari segi total transaksi BSG di tahun 2019 tercatat sebesar Rp11.952.180. Pada bulan Desember 2020,sebesar Rp 13.953.119, sehingga mengalami peningkatan sebesar 16 persen.

“Untuk transaksi digital di 2019 sebesar 84,8 persen, di Desember 2020 menjadi 91,6 persen. Kedepan kami akan terus melakukan digitalisasi, seperti contoh pembukaan rekening online,” ucap Welan.

Sementara bagaimana dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dijelaskan Dirpem Mahmud Turuis, pada tahun 2020, BSG berhasil menyalurkan 60 miliar terbagi dalam Kredit Mikro 1 miliar, Kredit Super Mikro 25 miliar dan kredit kecil 34 miliar.

“Yang salurkan sudah 99,5 persen. Dan tahun ini, BSG sesuai dengan penetapan kementrian mendapatkan KUR sebesar 75 m. Yang penyalurannya tetap ke sektpr pertanian/perikanan, konstruksi dan perdagangan,” tandasnya.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis, Manado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s