Bolmong Raya

Aksi kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di wilayah Bolmong

SULUTNEWSTV.com, Bolmong – Aksi kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah bolaang Mongondow raya. Mirisnya lagi dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur ini diduga di lakukan oleh oknum kepada dusun berinisial MD.

Kepada Dinas perlindungan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) kabupaten bolaang Mongondow Farida mooduto ketika di hubungi media ini membenarkan adanya aksi penganiayaan yang di duga dilakukan oleh oknum perangkat desa tadoy 1.

“Iya korban didampingi orang tuanya sudah melaporkan kasus ini Ke DP3A, Dan jika terbukti terduga pelaku di kenai undang-undang perlindungan Anak pasal 80 (ayat 1) dengan ancaman penjara 3 tahun 6 Bulan, ” terangnya, 18/02/2021.

Farida menyesalkan aksi penganiayaan yang di duga di lakukan oleh oknum perangkat desa yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, Kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak Polsek bolaang dan mendesak agar kasus ini segera di tindak lanjuti untuk memberikan efek jera terhadap siapa saja yang mencoba melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur, ” Tutur Farida.

Farida berjanji akan mendampingi kasus ini sampai di pengadilan karena menyangkut nasib anak bangsa yang sudah di atur dalam perudang undagan yang berlaku,” tandasnya.

Namun ketika media ini berusaha menghubungi camat bolaang timur Supriadi Dilapanga beliau mengaku belum mengetahui kasus penganiayaan yang di lakukan perangkat desa tadoy 1.

” Nanti saya cek ke pemdes tadoy 1 karena saya belum tahu informasi ini namun jika dugaan ini terbukti terkait sanksinya di serahkan ke pemdes tadoy satu tentu harus berkordinasi dengan pihak kecamatan, ” Terangnya.

Sementara itu Ormas LAKI Melalui ketua DPC Bolmong Indra Mamonto mendesak pihak kepolisian dalam hal ini Polsek bolaang untuk segera menangkap pelaku dugaan penganiayaan tersebut untuk penegakan supremasi apalagi terduga pelaku adalah perangkat desa yang seharusnya melindungi dan memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat, ” kesal Indra.

Lebih lanjut kata Indra ormas LAKI akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan kami akan lakukan pendampingan untuk memberikan pembelajaran bahwa hukum tak pandang bulu siapapun jika terbukti bersalah harus di adili. (red/*Arm).

Categories: Bolmong Raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s