Tomohon

Gunakan Akun Palsu Untuk Penipuan, Sendy Dibekuk Tim Buser Polres Tomohon

Tomohon – SSP alias Sendy (24) warga Keluhahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon utara di bekuk Tim Buser pimpinan Bripka Bima Pusung bersama Personil Polsek Tomohon Utara, di kompleks belakang sekolah SPMA Kr. Tomohon, Minggu (20/6/21) subuh.

Penangkapan dilakukan atas laporan korban AR alias Arter (30) warga Kelurahan Teteli Weru Kecamatan Mandolang. Dalam laporannya, Arter ngatakan perkenalan keduanya melalui media sosial facebook dengan menggunakan nama perempuan ats nama Marshella Lina.
Alhasil Arter tertarik dengan rayuan gombal pelaku melalui chatingan dengan mengajak korban bertemu di tempat kost pelaku di kompleks lapangan Kampus Ukit Tomohon, pada hari Jumat 18/6/21 pukul 16.00 wita.

Namun setibanya korban dilokasi yang ditentukan, pelaku segera mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam korban agar segera menyerahkan handphone dan motor milik korban, dan saat itu pula Sendy si pelaku mengatakan yang melakukan chattingan atas nama Marshella Sendy adalah dirinya.
Karena merasa terancam, korban pun menyerahkan Handphone kemudian Sendy meninggalkan Arter di tempat tersebut.

Merasa telah tertipu, pada hari Sabtu 19 Juni 2021, Arter meminta kepada Sendy agar mengembalikan handphone miliknya melalui Chattingan kepada akun tersebut, kemudian sendy melakukan perjanjian akan mengembalikan Handphone tersebut dengan memberikan uang tebusan.
Arterpun menyetujui perja jian tersebut namun sebelum pertemuan dilakukan Arter segera melapor ke Polsek Tomohon Utara pada Sabtu, 19/6 pukul 21.00 wita.

Atas laporan tersebut, Kanit Reskrim Ipda Simon Wendersteyt melaporkan ke Kapolsek Tomut Iptu Hence Supit, SH kemudian Kapolsek berkoordinasi dengan Tim Resmob Tomohon, selanjutnya Kanit Bima Pusung berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Tomohon AKP Constantein Samuri.

“Setelah menerima laporan tersebut, saya bersama tim berkolaborasi dengan korban,” ucap Bima.

Selanjutnya korban menghubungi pelaku dengan dalih akan mengambil kembali HP dan menyerahkan uang tebusan dan korban akan menunggu oelaku di depan RM Bali House namun pelaku tidak kunjung datang.
Selang dua jam kemudian pelaku menghubungi korban akan menunggu korban di depan STM Kr, Tomohon. Korban pun segera menuju tempat tersebut diikuti tim gabungan.
Saat korban menghampiri pelaku, tim segera bergerak dengan mendekati keduanya.

Namun pelaku segera mengetahui kedatangan tim, dan lansung melarikan diri.

Terjadi kejar kejaran tim dengan pelaku dan alhasil tim gabungan dapat membekuk pelaku di belakang sekolah SPMA Kr, Tomohon.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan sudah ada enam orang yang menjadi korbannya.

“Saat pebangkapan, kami menemukan barang bukti Hp milik korban dan sajam yang digunakan untuk mengancam korban,” tutup Bima. (Novita)

Categories: Tomohon

Tagged as: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s