Bolmong Raya

Tower di Desa Ibolian Resahkan Warga Sedangkan Desa Komangaan Rindukan Jaringan Internet

Bolmong – Keberadaan Menara Tower di Desa Ibolin Induk Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi sulut mengkhawatirkan warga sekitar

“Tower tersebut harus segera di bongkar, karena keberadaan menara Tower tersebut sudah sangat membahayakan,” ucap salah satu warga Ibolian, Rabu 4/8/2021.

Lanjutnya, berdirinya menara tersebut sudah cukup lama, namun tidak selesai karena di duga bermasalah, kesepakatan dengan masyarakat sekitar tidak ada, melainkan terjadi kesepakatan dengan masyarakat yang tidak menerima dampak.

“Bahkan kancingannya di posisi atas tidak ada, sehingga pada saat angin kencang menara tower tersebut bergoyang, sedangkan yang sudah terbangun sesuai SOP dan siap pakai setiap enam bulan ada perawatan, ini sudah berjalan setahun tidak selesai hanya di biarkan begitu saja, bahkan sudah ada bout bout menara tersebut ada yang jatuh,” terang warga.

“Harapan kami sebaiknya di bongkar, jangan sudah terjadi korban jiwa baru di tindaklanjuti, sudah jelas kami selaku warga sangat keberatan, dan hal ini sangat mengganggu warga sekitar.

Bahkan Pemerintah desa telah menyurati ke pihak kontraktor, dan katanya akan segera di bongkar, sampai dengan saat ini tidak di bongkar,” ketus warga yang namanya tak mau di sebut.

Sementara pembangunan menara Tower Telkomsel di Desa Komangaan Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolmong di Respon positif oleh warga.

Berdasarkan keterangan warga Desa Komangaan , mereka sangat berharap adanya pembangunan tower, pasalnya di masa pandemi Covid-19 anak anak sekolah sangat membutuhkan jaringan Internet untuk pembelajaran daring sebagaimana yang di canangkan oleh Kementrian Pendidikan.

Pembangunan tower ini sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan warga Desa Komangaan dan itupun di setujui oleh warga saat pertemuan di Balai Desa Komangaan.

Menurut Kepala Desa Komangaan Sabir Paputungan, menyampaikan bahwa sebelum di bangun menara tower telkomsel, telah melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait akan di bangunya tower telkomsel tersebut di Desa Komangaan,dan itupun mendapat dukungan warga.

“Adapun warga yang tidak mendukung, hanya segelintir orang, sebagian besar 90 persen mendukung,” ucap kepala desa Sabir Paputungan.

Lanjut Sabir, awalnya beberapa masyarakat yang ada di sekitar pembangunan tower menyetujui bahkan ikut mendatangi berita acara kesepakatan pada pertemuan di balai Desa Komangaan pekan kemarin.

Adapun yang tidak menyetujui berdirinya tower telkomsel tersebut, hanya beberapa masyarakat dengan alasan, tanah mereka yang ada di sekitar pembangunan menara telkomsel harus di bayar oleh pihak perusahan Telkomsel, sementara tidak ada Anggaran dari pihak perusahan tersebut, kalaupun ada hanya sebatas kompensasi, ataupun kebijakan pihak perusahan.

“Harapan sebagian besar masyarakat, agar tower telkomsel dapat di lanjutkan, karena mereka sangat membutuhkan jaringan Internet untuk kebutuhan,” tutup Kades. (Red/Arman).

Categories: Bolmong Raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s