Ekonomi & Bisnis

Penerima BPUM dan Pelaku UMKM Sulut Di Lindungi BPJamsostek

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Ada kabar menggembirakan bagi para penerima BPUM dan Pelaku UMKM di Sulut. Hanya dengan membayar iuran Rp16.600 perbulan, bakal di lindungi BPJamsostek Cabang Sulawesi Utara.

Hal itu ditandai dengan giat Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJamsostek Cabang Sulut dan Dinas Koperasi UMKM Sulut tentang Program Jamsostek bagi Penerima KUR, Penerima BPUM dan Pelaku UMKM yang terdigitalisasi di Diskop UMKM yang dihadiri oleh Bank Himbara, Bank Daerah sebagai bank penyalur UMKM dan BPUM, oleh Kepala BPJamsostek Sulut, Mintje Wattu dan Kepala Diskop UMKM Sulut, Ronald Sorongan menandatangani PKS di Luwansa Manado, Selasa (07/09).
Adapun, para penerima BPUM, penerima KUR dan pelaku UMKM terdigitalisasi akan dilindungi dengan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Perlindungan berlaku hingga akhir tahun ini. Dan para peserta cukup membuar iuran sebesar Rp16.600 saja perbulan. Dan atas edarak dari Kementerian Koperasi UMKM, iuran langsung dipotong oleh bank pembayar BPUM atau pemberi KUR,” jelas Kepala BPJamsostek Cabang Sulut Mintje Wattu.

Disebutkannya, Bumi Nyiur Melambai adalah daerah pertama yang melaksanakan program untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jamsostek dan hasil kesepakatan Kemenkop UMKM dan Dirut BPJamsostek.

“Saya rasa dengan adanya program ini, para peserta dapat lebih tenang. Apalagi saat pandemi yang masih berlangsung sekarang ini. Jadi selain mereka dibantu melalui bansos, mereka juga memberi perlindungan bagi seluruh anggota keluarga,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Koperasi UMUM Sulut, Ronald Sorongan menyatakan, ada sedikitnya 150 UMKM penerima BPUM yang akan mendapatkan perlindungan program ini.

“Jika ini cuma sampai akhir tahun, ke depan kita harapkan bisa ikut peserta mandiri. Karena iurannya juga sangat ringan, Rp 16.600 per bulan,” jelasnya.

“Untuk penerima KUR dan Koperasi dan UMKM yang terdigitalisasi, kita masih menunggu data dari Kementerian,” ujar Sorongan yang didampingi Kabid SDM dan Restrukturisasi Usaha, Victory Palar.(gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s