Minahasa Selatan

SMPN I Amurang Siap Menuju Sekolah Adiwiyatamandala

Minsel, Sulutnewstv.com – Terpilih dan satu – satunya nominasi menjadi Adiwiyatamadala, sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Amurang, Kabupaten Minahasa selatan menyatakan siap dengan ekspetasi yang tinggi, gelar tersebut pasti di sandang.

Demikian pernyataan kepalah sekolah SMP Negeri I Amurang, Selfie Sumilat kepada awak media, ketika di temui di sela menanti tim penilai, Provinsi dan pusat yang akan melakukan penilaian kelayakan, SMP N I Amurang untuk di semat menjadi Wiyatamandala.

Kami sudah mempersiapkan dengan matang, apa yang menjadi kriteria. Mulai dari bank sampah, pemanfaatan sampah plastik sampai dengan kesiapan para guru semuanya, tuntas.

“Kami sangat siap untuk menyandang sekolah Adiwiyatamandala, apalagi kami di Suport pak Bupati Frangki Donni Wongkar SH dan wakil bupati Petra Yanni Rembang M.Th yang saat ini memantau persiapan kami,” sebut Sumilat, dengan antusias.

Menjadi nominasi Asiwiyatamandala, di apresiasi pemkab Minsel. Kepalah Dinas pendidikan pemuda dan olah raga, Dr. Fieber Raco, yang terus mendampingi sekolah tersebut, dalam pernyataannya membrikan apresiasi.

“Kami memberikan Suport, bahkan ekspetasi kami  tinggi kepada SMP N I Amurang, pasti menyandang adiwiyatamandala, melihat antusias dan progres yang di capai dari Kepsek yang baru,” tutur Raco.

Seperti di ketahui, Wawasan Adiwiyatamandala adalah suatu fungsi sekolah sebagai lingkungan pendidikan. Sekolah berfungsi untuk mendidik, mengajar dan melatih. Dengan demikian, tidak di perkenankan untuk dipergunakan pada kegiatan di luar tujuan pendidikan.

Sekolah adiwiiyatamandala itu, di antaranya, bagaimana hubungan guru dengan orang tua / wali harus terjalin dengan baik.

Guru sebagai figur/panutan  di dalam maupun di luar sekolah, senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat citra guru sebagai manusia yang harus dapat di teladani dan ditiru.

Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh pendidikan dalam lingkungan sekolahnya berdasarkan Pancasila dengan tujuan: Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Meningkatkan kecerdasan dan keterampilan, Memperkuat kepribadian, serta mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air para siswa.

Peran guru di dalam maupun di luar sekolah senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat citra guru sebagai manusia yang harus dapat digugu dan ditiru. Betapapun hal itu sangatlah berat akan tetap berusaha menjadi figure bagi anak didiknya baik dalam berperilaku, bertutur kata baik dalam masyarakat maupun di lingkungan sekolah.

Siswa tidak lagi sebagai objek pendidikan yang hanya pasif, tetapi siswa merupakan subjek pendidikan yang berarti siswa harus berperan aktif dalam proses belajar mengajar dan kegiatan-kegiatan lain untuk tujuan pendidikan. (Christian)

Categories: Minahasa Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s