Manado

Ke Sulut, Mensos Serahkan Bantuan Atensi Graduasi PKH, BST, BPNT di 8 Kabupaten/Kota

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharani melakukan kunjungan ke Sulawesi Utara, Jumat(1/10). Adapun maksud kunjungan mantan Walikota Surabaya itu adalah untuk melakukan penadaan data Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Manado, Bitung, Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Sebelum melakukan Pemadanan Data, Mensos Risma mendahului dengan mengecek kehadiran dinas sosial se-Provinsi Sulut, dan menegaskan agar dalam penyerahan Bantuan harus tepat waktu. Mensos menekankan dinas sosial dapat lebih cepat lagi merealisasikan bantuan, karena mengingat saat ini sudah memasuki bulan Oktober. “Dan pasti masyarakat sangat membutuhkannya. Kita harus benar-benar memperhatikan nasib orang miskin,” tuturnya.

Ia kemudian menyerahkan bantuan Atensi Graduasi PKH dan sembako secara simbolis, serta menyalurkan bantuan kepada anak yatim/piatu berupa tabungan. Adapun bantuan Atensi merupakan program Kemensos untuk anak yatim dan yatim piatu, bantuan aksebilitas, bantuan kebutuhan dasar dan bantuan kewirausahaan.
Dirinya berharap, bantuan yang diterima sepatutnya mendorong anak untuk terus bangkit dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masa depan dan tidak boleh menyerah.

“Kita tidak boleh menyerah, ya, adik-adik. Kita harus berusaha, meskipun ini sulit. Kita harus bangkit dan berusaha dengan potensi yang diberikan Tuhan pada kita,” pesannya. “Tuhan memberikan kepada kita potensi. Tuhan begitu adil. Dia mencintai anak-anak. Jangan pernah merasa minder. Teruslah berusaha dan jangan pernah menyerah. Bagi para ibu, teruslah membimbing anak-anak kita. Sehingga anak-anak kita bisa sukses meski mereka memiliki keterbatasan fisik, tapi yakinlah, anak-anak kita pasti bisa,” tambahnya lagi.

Adapun bantuan yang diserahkan berkolaborasi dengan pihak perbankan. Salah satunya Bank Rakyat Indonesia (BRI). BRI dalam hal ini turut mengambil bagian untuk menyalurkan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Yang diketahui, hingga 29 Agustus 2021, BRI Kanwil Manado telah menyalurkan Rp 102,4 Milyar untuk Program Sembako kepada 75 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara itu untuk PKH, BRI Kanwil Manado telah menyalurkan Rp 104 Milyar kepada 54 ribu keluarga. Regional CEO BRI Kanwil Manado John Sarjono mengungkap khusus Kota Manado BRI telah menyalurkan bantuan untuk Program Sembako ke 75.111 KPM sedangkan untuk PKH sebanyak 54.345 KPM.

“BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sosial dengan cepat dan tepat. Hal ini mengingat bantuan tersebut merupakan salah satu upaya stimulus pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih di masa pandemi seperti saat ini,” tambah John Sarjono.

Sebagaimana diketahui, masyarakat penerima bansos dapat mencairkan bantuan tersebut dengan membawa kartu sembako dan mendatangi agen e-Warong terdekat. Pada prosesnya BRI turut membantu melakukan distribusi kartu sembako dengan berkoordinasi lewat Dinas Sosial setempat. BRI selalu berupaya melakukan percepatan distribusi kartu baru. Dalam hal pemilihan E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong), BRI bersama dinas kabupaten/kota memperhatikan jumlah dan sebaran KPM yang ada di daerah, mengacu pada aturan Pedoman Umum Bantuan Sosial Sembako Perubahan 1 yang mana aturan tersebut dikeluarkan pada Tahun 2020.

“BRI merupakan salah satu bank yang ditunjuk Pemerintah untuk menyalurkan bantuan tersebut. Kami akan terus mendukung implementasi program-progam pemerintah khususnya yang terkait langsung dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat luas,” ujarnya jelas.

Berbagai penyaluran stimulus yang dilakukan oleh BRI (termasuk bantuan sosial) ini merupakan bentuk peran strategis BRI dalam implementasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN). “Peran BRI terlihat dari besarnya realisasi dana bansos yang disalurkan kepada masyarakat, dalam penyaluran berbagai program stimulus tersebut juga telah dilakukan BRI secara optimal, transparan, dan cepat, didukung oleh kekuatan data, sistem dan people yang dimiliki perseroan. BRI terus berupaya membantu pemerintah dan juga masyarakat, khususnya dalam mengungkit daya beli masyarakat dan konsumsi masyarakat dalam kaitannnya mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” pungkas John Sarjono.

Adapun selama kegiatan Mentri Risma didampingi Walikota Manado Andrei Angouw, Wawali dr Richard Sualang, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andi Silangen, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut dr Rinny Tamuntuan, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, pejabat perbankan BRI, BNI dan Bank Mandiri, Ass I Bidang Pemerintah Provinsi Sulut Denny Mangalah, Sekkot Manado Mickler Lakat dan seluruh pejabat lingkup Pemprov, Pemkot dan Pemkab se – Sulut.(gabby)

Categories: Manado, Pemerintahan, Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s