Minahasa

Cerita Warga Urongo Yang Temukan Korban Pencari Ikan Tewas di Danau Tondano

Tondano – Mendengar kabar hilangnya seorang pencari ikan di Danau Tondano, Puluhan warga bersama aparat Kelurahan Urongo Kecamatan Tondano Selatan, yang dipimpin Lurah Urongo, Irma Mailangkay langsung melakukan pencarian di pinggiran Danau Tondano.

Setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya korban Firman Towoliu (44), yang sedang mencari ikan bersama anaknya di Danau Tondano menggunakan peralatan tradisional, dengan cara memanah sambil menyelam tradisional (jubi, red), yang dilaporkan anak korban bahwa ayahnya sudah hilang, akhirnya ditemukan pada hari Jumat (12/11).

Korban yang sudah tewas dibawah eceng gondok tersebut, ditemukan pertama oleh seorang penjubi warga Urongo, Hendra Mantik (Enda). Kepada wartawan media ini, Enda menceritakan kronologis bagaimana dia menemukan korban tersebut.

“Awalnya setelah arahan dari Kepala Lingkungan (Pala) 5, saya langsung menyelam di bawah eceng gondok. Setelah mencari cari kurang lebih dua menit di dalam air, kita ta kage, ternyata korban so di atas pa kita dibawah eceng gondok,” ungkap Enda dengan logat Manado, Sabtu (13/11).

Dilanjutkan Enda, pada waktu pencariannya di dalam air, dengan tidak sengaja pada waktu pencariannya didalam air, malah tangannya sempat menyentuh korban, yang akhirnya ia tau bahwa itu adalah tubuh korban.

“Kita riki ta kage, karena sempat ada ta pengang korban pe badan yang so licin karena so dua hari di dalam aer,” tuturnya.

Sebelum korban di temukan, Aparat Kelurahan sudah menemukan Jubi, peralatan yang dipakai oleh korban. Sehingga pencarian langsung dilakukan di sekitar lokasi ditemukan Jubi tersebut.

“Pada waktu kami mencari di pinggiran danau dengan cara memotong dan memisahkan bekas eceng yang diangkat beberapa waktu lalu, akhirnya kami menemukan Jubi yang kami duga dipakai oleh korban,” kata Pala Lingkungan 5 Jemmi Pangemanan yang ikut dalam pencarian korban tersebut.

Lanjut Pangemanan, setelah kami menemukan peralatan korban, karena ada Enda yang sudah terbiasa menyelam mencari ikan, ia meminta Enda dan satu penyelam lagi asal Urongo, Richy Mailangkay untuk menyelam mencari korban di lokasi penemuan Jubi dari korban.

“Saya sampaikan ke Enda, agar ia menyelam untuk mencari di sekitar ditemukan Jubi dari korban, dengan kejelian dan pengalaman yang dimiliki Enda, akhirnya korban ditemukan dibawah eceng gondok,” tutur Pangemanan.

Setelah Korban di temukan, akhirnya puluhan warga dibantu Tim gabungan Basarnas mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano. Setelah itu langsung disemayamkan keluarga korban. (CT)

Categories: Minahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s