Tomohon

Peningkatan Kesadaran Hukum, Wali Kota Ajak Seluruh Elemen Lestarikan Kerukunan Dan Kedamaian Untuk Mencegah Konflik Sosial

l

Tomohon – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut SE, membuka kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap pencegahan dan penanganan konflik sosial.
Bertempat di Wise Hotel Tomohon, Jumat (3/12/21).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH dan Kajari Tomohon Fien Ering SH, MH sebagai narasumber dan Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Ronny Lumowa, S.Sos, M.Si yang pada kesempatan itu membacakan laporan kegiatan.

Dalam sambutan Wali Kota yang di bacakan Wakil Wali Kota mengatakan, Tomohon merupakan kota berpredikat kota pendidikan dan kota religius juga kota pariwisata, maka perlu menjaga dan melestarikan kedamaian agar supaya dapat berjalan dengan baik serta masyarakat dapat hidup rukun dan damai seperti saat ini.

Untuk itu Wali Kota menegaskan kepada tokoh-tokoh masyarakat, ormas dan insan pers agar dalam memberikan informasi baik itu sosialisasi-sosialisasi maupun pemberitaan media harus arif dan bijaksana.

“Sangat dibutuhkan tindakan nyata dari kita semua, mari memberikan informasi yang sejuk agar semua masyarakat taat dan tidak melanggar hukum, jangan membuat pusing Ibu Kajari dengan pelanggaran-pelanggaran yang melangar hukum,” ucap WL

Tambahnya, jangan menggeneralisir agama tertentu hanya karena perbuatan satu atau dua oknum.

“Agama tidak mengajarkan kejahatan, semua agama mengajarkan hal yang baik, demikian juga ormas yang pada hakikatnya didirikan untuk hal-hal yang baik, khususnya yang terdaftar di Kesbangpol Kota Tomohon,” terang WL saat bacakan sambutan Wali Kota.

Sehubungan dengan hal tersebut, Wawali mengajak kepada seluruh elemen, untuk menjaga dan melestarikan sikap toleransi terhadap agama yang lain agar kerukunan dan kedamaian yang telah terjalin selama ini tetap terjaga.

“Kita harus semakin sadar dan taat hukum agar supaya kehidupan sosial politik dan ekonomi dapat berjalan normal,” tukasnya.

Dikesempatan itu, Wawali menyinggung tetang angka pernikahan dini di Kota Tomohon yang masuk kategori tinggi di 15 Kabupaten/Kota.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat “Kalo mo kaweng musti so siap segala-galanya, jangan masih ta gantong pa orang tua so minta-minta kaweng” dalam situasi pandemi covid seperti saat ini semua orang dalam masa sulit. Sebisa mungkin sudah bekerja dan mandiri baru menikah,” tegasnya pula.

Menutup sambutannya, Wawali mengajak agar hidup rukun dan damai dengan melestarikan 4 pilar kebangsaan yang menjadi dasar dalam berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, serta terus mengingatkan untuk tetap menaati protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan.

Hadir dalam kegiatan, peserta yang terdiri dari LSM, Organisasi Kemasyarakatan, jajaran Kejaksaan Negeri Tomohon dan Insan Pers Kota Tomohon. (Novita)

Categories: Tomohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s