Tomohon

Sambangi Kemendagri Wali Kota Senduk Konsultasi Penyusunan LPPD

Tomohon – Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH berkunjung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka melaksanakan konsultasi terkait penyusunan LPPD.
Jakarta, Rabu (12/1/22).

Dalam konsultasi ini Wali Kota banyak memperoleh pemahaman tentang penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang dipaparkan langsung oleh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dr. H. Deddy Winarwan, SSTP, MSi, didampingi jajarannya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, LPPD wajib disusun dan disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat. Dalam Permendagri 18 tahun 2020 yang merupakan peraturan pelaksana PP 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, LPPD adalah Laporan yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat yang memuat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelaksanaan tugas pembantuan selama 1 (satu) tahun anggaran. LPPD ini wajib disampaikan pemerintah daerah paling lambat 3 bulan setelah berakhirnya 1 tahun anggaran. Apabila terlambat, maka kepala daerah dianggap tidak menyampaikan LPPD dan akan dikenakan sanksi administratif.

Sementara itu, Direktur Winarwan mengatakan, penyusunan dan penyampaian LPPD ini merupakan amanat Undang-Undang.
Selain sanksi bagi kepala daerah, untuk diketahui juga bahwa Kementerian dalam negeri dan kementerian keuangan telah membuat kerjasama, dimana kemenkeu setiap tahunnya meminta data penyampaian LPPD setiap daerah kepada kemendagri, dan bagi daerah yang terlambat atau tidak memasukkan LPPD maka DAU, DAK serta dana perimbangan lainnya akan diformulasikan kembali (pengurangan).

“Bagi daerah yang penilaian LPPD-nya berpredikat ‘Sangat Tinggi’, akan mendapat reward dari Pemerintah Pusat,” ujar Winarwan.

Dalam pertemuan itu Wali Kota Tomohon berterima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui kementerian dalam negeri yaitu Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, yang telah memberikan penjelasan terkait LPPD.

Selanjutnya Wali Kota menegaskankepada seluruh Perangkat Daerah agar fokus dalam penusunan LPPD agar tudak terlambat dan tidak mendapat sanki.

“Di awal Tahun 2022 ini Saya tegaskan dan minta kepada semua Perangkat Daerah untuk fokus dalam penyusunan LPPD 2021, mengingat kita hanya memiliki waktu 3 bulan untuk menyampaikan LPPD 2021. jangan sampai terlambat atau tidak memasukkan LPPD, karena sanksi sudah sangat jelas, dan itu dapat menghambat penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tomohon yang berdampak pada peningkatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wali Kota.

Ia menambahkan, Penyusunan LPPD ini akan mendapat perhatian khusus dari saya selaku walikota bersama dengan wakil walikota Tomohon. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan kami dalam penempatan pejabat, karena dari situ dapat dilihat siapa yang memiliki kinerja yang baik. dan siapa yang kinerjanya kurang.

“Saya minta kepada Tim Penyusun dan Perangkat Daerah yang akan memfasilitasi penyusunan LPPD ini, untuk melaksanakan tupoksinya dengan baik, termasuk Inspektorat/APIP yang akan mereview LPPD sebelum dievaluasi oleh Kemendagri,” tandasnya. (Novita)

Categories: Tomohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s