Tomohon

Terkait Kisruh Yayasan Medika Dengan RS Bethesda, Wakil Ketua DPRD Angkat Bicara

TOMOHON – kisruh yang terjadi selama ini antara Yayasan Medika dengan RS Bethesda GMIM Tomohon membuat Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs Johny Runtuwene DEA (Johnru) angkat bicara dan mengatakan, sistem managemen yang berlaku untuk para karyawan yang merupakan urusan internal.
Hal ini disampaikannya, pada sejumlah awak media saat ditemui di Kantor Walikota Tomohon, Selasa (15/2/22).

Menurutnya Drs Johny Runtuwene DEA, sapaan akrab Johnru, menyampaikan bahwa persoalan RS Bethesda Tomohon adalah soal internal, sehingga menjadi hak mereka dalam pengelolaan maupun dalam struktur organisasi ,terlebih untuk urusan kebijakan. Dalam hal ini urusan internal ini tidak bisa diintervensi pihak luar, apalagi persoalan terkait hak dan kewajiban antar pihak yang berkepentingan yang mana saat ini telah dalam penyelesaian.

“Urusan itu internal dari Yayasan dan pemilik maupun manajemen , Jadi kalau yang berkembang sekarang soal aspirasi yang masuk ke DPRD Kota Tomohon, kita sudah bahas. Dalam konteks seperti apa itu, yang berkaitan dengan ketenaga kerjaan, ada Dinas Tenaga Kerja terkait hak dan kewajiban yang harus dilakukan. Tapi kalau masalah internal, menjadi urusan mereka” Tandas Johnru .

Tambahnya, “Yang penting dilakukan langkah penyelesaian dengan solusi terbaik, hingga pelayanan kesehatan dan kemanusiaan tidak terbengkalai pada operasional rumah sakit,” tukasnya.

Di jelaskannya kembali masalah permasalahan tersebut merupakan urusan internal mereka.
Adapun keterkaitan dengan kewenangan sebagai DPRD, tentunya aspirasi menjadi bahan penting untuk menemukan jalan terbaik jika adanya informasi masalah gaji karyawan yang juga sebagian besar warga Tomohon.

“Yang kita harapkan adalah tidak terjadi hal-hal yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat Tomohon. Sebab, kita bagian Kota Budaya, hingga banyak cara menyelesaikan jika masih ada persoalan. Namun, dari informasi jika soal gaji sudah dalam penyelesaian. Sebenarnya persoalan ini tidak perlu melebar atau diperlebar pihak lainnya, sebab menjadi urusan internal saja,” pungkas Johnru kembali

Dari berbagai pendapat masyarakat lainnya yang berkembang, jika untuk urusan gaji karyawan memang menjadi hak karyawan setelah melakukan kewajibannya. Namun soal manajemen, menjadi hak bagi yayasan maupun kelembagaan pemilik dari RS Bethesda Tomohon. (Novita)

Categories: Tomohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s