Ekonomi & Bisnis

OJK Terus Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Percaya Pinjol, Perlu Cek 2L

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Sampai sekarang, masih banyak masyarakat yang terjebak dengan investasi bodong atau yang lebih familiar di dengar yakni pinjaman online (pinjol) ilegal.

Banyak masyarakat yang terjebak dengan betapa mudahnya proses serta verifikasi data yang diperlukan lewat pinjol ini. Alhasil, masyarakat kerap mengalami kerugian baik moral maupun moril.

Itulah sebabnya, Otoritas Jasa dan Keuangan terus mengimbau serta mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek yang namanya 2 L.

Kepala Kantor Otoritas Jasa dan Keuangan Sulutgomalut Darwisman melalui Kepala Bagian EPK IKNB dan Pasar Modal OJK Sulutgomalut Ahmad Husein yang didampingi Kasubag Pelayanan Konsumen dan Humas Moren Monigir mengatakan masyarakat bisa saja melakukan pinjaman tetapi perlu juga di cek 2 L nya, yakni Legalitas dan Logisnya entitas tersebut

“Kalau ada entitas yang menawarkan investasi perlu dipastikan dulu 2 L, yaitu Legalitas dan Logis. Legalitasnya bisa dicek di OJK lewat nomor 157 yang merupakan bebas pulsa. Cek juga bunga yang ditawarkan apakah logis
atau tidak,” katanya.

Dirinya mengimbau masyarakat selalu waspada dan berhati-hati, sebab banyak penipuan investasi berkedok trading forex, trading emas, bahkan saham.

“Kita minta agar masyarakat bijak, jangan juga kemudian ikut-ikutan dengan tawaran-tawaran yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa resiko dalam waktu singkat. Ini adalah modus atau ciri-ciri dari investasi bodong,” tandasnya.

Diketahui, saat ini OJK mencatat sudah ada 102 entitas yang terdaftar ataupun yang legal. Sementara yang ilegal ribuan jum-lahnya. Bahkan Satgas Was-pada Investasi (SWI) sampai saat ini telah menutup 3.700 entitas pinjaman online ilegal.

“Sekali lagi saya garis bawahi, yang ilegal ini yang perlu diwaspadai masyarakat. Jadi kalau mau pinjam, pinjam lah kepada pinjaman online yang legal yang terdaftar di OJK sehingga kita terhindar dari hal-hal atau masalah-masalah yang kemudian akan mendatangi kita, seperti dendanya yang tinggi, penagihan yang tidak beretika bahkan sampai membuat kita stress,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya, OJK juga terus melakukan sosialisasi terkait investasi bodong. Yang diharapkan agar masyarakat dapat lebih bijak lagi melakukan investasi ataupun pinjaman online.(*/gabby)

Categories: Ekonomi & Bisnis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s