Sulut

Menangkap Peluang Usaha Pada Sosial Media Marketing Bagi Lulusan Baru SMU/SMK di Sulut

Oleh : Santi M. Lapian, SE

Sebagian besar anak-anak SMU/SMK jika ditanya kemana mereka setelah lulus nantinya, jawaban mereka hanya dua yaitu kuliah dan kerja hanya sedikit yang mau menjadi wirausaha. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam. dari sekitar 2-3 juta lulusan SMA/SMK tiap tahun, yang diserap oleh perguruan tinggi baru sekitar 38 persen. Ini memberikan pengertian kurang lebih 62 persen terserap pada didunia kerja/industri, wirausaha dan belum bekerja. Untuk menghindari terjadinya pengangguran terbuka diharapkan lulusan SMU/SMK dapat menjadi wirausaha muda.

Wirausaha adalah mereka yang sedang melakukan aktifitas atau kegiatan wirausaha, dengan kereatifitasnya ia mampu membuat usaha dan bisa menciptakan bisnis sendiri. Saat memutuskan untuk memulai bisnis atau menjadi entrepreneur, seseorang harus memiliki pondasi yang kuat dan melakukan berbagai langkah agar usaha yang dijalankan bisa bertahan dan bertumbuh. Pasalnya, tidak sedikit pelaku usaha berhenti di tengah jalan karena berbagai alasan.

Untuk memulai usaha baru langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset usaha. Kemungkinan besar seorang yang akan memulai usaha sudah mengidentifikasi bisnis apa yang akan dijalankan. Namun, sebelum ide tersebut diaplikasikan dalam sebuah usaha, lakukan riset kecil-kecilan mengenai seberapa besar bisnis tersebut akan berhasil. Beberapa hal ini penting untuk dijawab saat melakukan riset diantaranya : Apakah produk atau layanan yang akan ditawarkan tersebut dibutuhkan oleh masyarakat? Siapa yang membutuhkannya? Bagaimana dengan kompetisinya, apakah ada perusahaan lain yang menawarkan produk atau layanan serupa? Bagaimana agar bisnis yang dijalankan sesuai dengan permintaan pasar? untuk menemukan peluang usaha.

Riset usaha diatas merupakan bagian dari menemukan peluang usaha. Peluang usaha ialah sebuah proses pengidentifikasian, pengembangan, dan perencanaan usaha yang bisa menciptakan proses yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu hingga bisa menciptakan usaha baru yang di bentuk dalam kondisi penuh resiko dan ketidak pastian. Ciri-ciri peluang usaha yang baik yaitu punya nilai jual, bukan sekedar ambisi tapi sifatnya riil, Bisa bertahan lama dan berkelanjutan, Bukan bisnis musiman, Skala usaha bisa diperbesar, Modal memulainya tidak terlalu besar dan Bisnis tersebut profitable.

Di Sulawesi Utara terdapat banyak peluang usaha baru yang dapat dikembangkan dari usaha kecil hingga usaha besar, namun bagi lulusan baru SMU/SMK ada baiknya merintis usaha skala kecil terlebih dahulu berhubung masi baru dalam melakukan usaha dan menghindari kerugian besar. Pertanyaannya dimana menemukan peluang usaha tersebut? Bagi lulusan baru Peluang usaha bisa didapat pada lingkungan dimana kita tinggal, dipasar ataupun tempat dimana kita dapat melakukan usaha, dan telephon genggam (handphone).

Dewasa ini semua siswa dan lulusan SMU/SMK memiliki handphone, selain alat komunikasi hanphone dapat dijadikan alat untuk melakukan pemasaran produk. Pemasaran melalui handphone dapat dilakukan melalui internet dan media sosial. Media sosial dapat dipahami sebagai suatu platform digital yang menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di media sosial, misalnya yaitu melakukan komunikasi atau interaksi hingga memberikan informasi atau konten berupa tulisan, foto dan video. Berbagai informasi dalam konten yang dibagikan tersebut dapat terbuka untuk semua pengguna selama 24 jam penuh. Media sosial yang paling sering digunakan untuk pemasaran produk sekarang ini adalah Facebook, Instagram, dan Tiktok.

Di Sulawesi Utara media sosial yang paling banyak digunakan dalam pemasaran produk adalah facebook. Facebook Marketing adalah salah satu bagian dari inbound marketing, yakni suatu strategi pemasaran produk yang dilakukan dengan cara menarik perhatian konsumen menggunakan beragam informasi produk yang unik. Facebook marketing dapat dilakukan melalui postingan atau menggunakan fitur live (video siaran langsung) pada facebook. Video siaran langsung pada facebook merupakan salah satu fitur yang paling popular saat ini untuk memasarkan produk melalui facebook marketing, dan diera pandemi. Pemasaran seperti ini sering juga disebut live shopping (belanja online) di facebook. Live shopping adalah cara interaktif untuk menjual barang, terhubung langsung dengan pemirsa, dan menjaring calon pelanggan, semuanya secara realtime. Saat menjual produk melalui live shopping di facebook, penjual melakukan siaran langsung sambil menampilkan atau menunjukkan produk, dan akan terjadi interaksi antara penjual dengan pemirsa.

Fitur siaran langsung (live) dapat dilakukan pada akun facebook pribadi pengguna saja atau pada grup facebook yang diikuti pengguna. Grup facebook adalah salah satu fitur facebook yang menyediakan platform dan beragam fitur kepada pemilik halaman untuk membangun komunitas yang interaktif dan relevan antara pelanggan lama dan calon pelanggan. Grup adalah sebuah layanan di mana percakapan penting terus berkembang antara merek dan pelanggan, serta antar pelanggan itu sendiri. Grup facebook terbagi atas dua Jenis, yaitu grup publik dan grup privat. Grup publik bisa dicari dan semua konten bisa dilihat publik, sementara grup privat bisa dicari dan semua orang bisa meminta untuk bergabung, tetapi hanya anggota yang bisa melihat kontennya. Fitur facebook yang paling lancar dan banyak digunakan untuk pemasaran produk di Sulawesi Utara saat ini adalah fitur grup . Di Sulawesi Utara grup facebook jual beli yang paling diminati diantaranya Klontong Manado (KM), Rumah Live Online Manado Resmi (RLOM resmi), Rumah Live Online Manado (RLOM), dan Klontong Langowan (KL). Grup jual beli diatas memiliki ratusan ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia tetapi paling banyak adalah masyarakat Sulawesi Utara.

Setelah mengetahui media sosial yang sering masyarakat Sulawesi Utara gunakan dalam membeli dan memasarkan produk, Langkah selanjutnya adalah masuk pada media sosial tersebut yaitu pada grup-grup atau akun-akun pribadi pemasar untuk melihat produk-produk yang ditawarkan. Hal ini dilakukan untuk menentukan produk apa yang akan ditawarkan. Ketika akan menentukan produk apa yang akan ditawarkan maka syarat yang harus dipenuhi yaitu produk atau layanan yang akan ditawarkan memang dibutuhkan oleh masyarakat, Produk yang akan dipasarkan dapat dibuat atau didapatkan dengan muda, Masyarakat mana yang membutuhkannya? hal ini berkaitan dengan strata masyarakat untuk menentukan daya beli masyarakat, Bagaimana kompetisi produk tersebut, apakah ada perusahaan lain yang menawarkan produk atau layanan serupa? Bagaimana agar bisnis yang dijalankan sesuai dengan permintaan pasar? Hal ini berhubungan dengan jumlah produk yang akan dibuat atau dipasarkan.

Langkah selanjutnya adalah menentukan brand atau akun apa yang akan digunakan dalam pemasaran nanti, akun yang digunakan harus memiliki folowers atau pertemanan yang banyak sehingga akan banyak folowers yang memantau Ketika kita melakukan live. Disarankan menggunakan akun pribadi terlebih dahulu, nanti ketika telah banyak yang mengetahui usaha kita baru bisa mengganti dengan akun baru. Setelah menentukan brand atau akun Langkah selanjutnya adalah menentukan apa saja yang dibutuhkan pada pemasaran produk melalui media sosial, mengitung rincian modal usaha, rencanakan strategi pemasaran dan tentukan kapan memulainya. (*)

Categories: Sulut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s