Senator Stefanus BAN Liow Pastikan Cadangan dan Keamanan Pangan Sulut, Siap Kawal ke Pusat

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Anggota DPD RI Stefanus BAN Liow melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (20/2/2026), dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang tentang Pangan sekaligus mengecek kesiapan ketersediaan dan keamanan pangan menjelang Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah.

Dalam pertemuan yang diterima Sekretaris Dinas Pangan Enrico Rawung mewakili Kepala Dinas Rahel Ruth Rotinsulu, terungkap bahwa posisi cadangan pangan Sulut saat ini berada pada kategori “kuning ke merah”.

Data terbaru menunjukkan cadangan pangan sekitar 76,28 ton, masih di bawah standar minimal 89,19 ton sesuai ketentuan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Meski hampir seluruh 15 kabupaten/kota memiliki cadangan, jumlahnya belum memenuhi standar, bahkan ada daerah yang belum memiliki cadangan sama sekali.

Selain cadangan, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian. Dinas Pangan mengakui keterbatasan anggaran untuk pengadaan alat rapid test guna mendeteksi kandungan pestisida dan formalin pada pangan segar asal tumbuhan maupun daging.

Pengujian lanjutan masih harus dilakukan di luar daerah karena belum tersedianya laboratorium di Sulut, dengan biaya yang cukup tinggi. Tahun lalu, anggaran Rp12 juta hanya mampu membiayai pengujian 40–70 sampel, sehingga pengawasan di lapangan dinilai belum optimal.

Kendala lainnya adalah keterbatasan sumber daya manusia di kabupaten/kota yang menyebabkan keterlambatan penyusunan laporan neraca pangan bulanan, karena satu ASN kerap merangkap beberapa tugas. Dinas Pangan juga mengusulkan pengadaan mobil box untuk mendukung program Gerakan Pangan Murah (GPM) agar distribusi pangan lebih merata di seluruh wilayah Sulut.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Senator Stefanus BAN Liow menegaskan komitmennya sebagai wakil daerah untuk menjembatani aspirasi pemerintah daerah ke pusat.

“Sebagai anggota DPD RI, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mengawal kepentingan daerah. Apalagi ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pangan. Ketersediaan harus cukup dan keamanannya juga harus terjamin,” ujar Senator Stefa.

Ia yang duduk di Komite II dan menjabat Ketua BULD DPD RI menyatakan akan mengawal dua proposal yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi Sulut, yakni pengadaan laboratorium pengujian pangan dan mobil box untuk mendukung GPM.

“Saya sudah menyampaikan secara lisan dan tertulis kepada Kepala Badan Pangan Nasional. Kita berharap ada perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah pusat agar Sulut memiliki laboratorium sendiri dan sarana distribusi yang memadai,” tegasnya.

Menurutnya, kesiapan pangan menjadi sangat penting menjelang hari besar keagamaan maupun dalam mengantisipasi potensi bencana.

“Jangan sampai saat masyarakat membutuhkan, kita tidak siap. Karena itu, sinergi pusat dan daerah harus diperkuat,” tandasnya.(*/gabby)

Leave a comment