SULUTNEWSTV.com, Ho Chi Minh City — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperluas upaya pemberdayaan perempuan di sektor teknologi melalui program SheHacks. Kali ini, Indosat membawa sejumlah startup perempuan Indonesia ke Vietnam dalam kegiatan Global Market Benchmarking Trip guna membuka peluang ekspansi pasar serta memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara.
Dalam program tersebut, SheHacks menghadirkan lima startup terbaik dari program MVP Accelerator 2025 yang mewakili berbagai sektor digital prioritas. Kelima startup tersebut adalah DoctorTool, Hear Me, Serenic.ai, Katalis AI, dan Lunar Interactive yang menghadirkan berbagai solusi berbasis kecerdasan artifisial (AI), mulai dari layanan kesehatan digital, teknologi komunikasi inklusif untuk Teman Tuli, hingga solusi pemasaran digital dan pembelajaran bahasa berbasis gamifikasi.
Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan program ini dirancang untuk membuka peluang nyata bagi perempuan Indonesia agar dapat berpartisipasi lebih luas dalam ekonomi digital global.
“Melalui kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring institusi, dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara. Kami ingin para founder perempuan membangun koneksi kuat dengan ekosistem digital global, mengakses peluang pendanaan, serta mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3).
Selama kunjungan di Vietnam, para founder menjalani berbagai kegiatan terstruktur yang bertujuan memperkuat kapasitas bisnis dan membuka peluang investasi. Kegiatan tersebut meliputi 51 sesi business matching, mentoring bersama pakar AI dan strategi bisnis, hingga diskusi kolaborasi dengan institusi inovasi pemerintah setempat.
Program ini juga menghasilkan sejumlah koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, serta sembilan calon mitra dalam ekosistem inovasi Vietnam. Kolaborasi tersebut melibatkan sejumlah lembaga penting seperti Department of Science & Technology (DOST), Startup & Innovation Hub (SIHUB), HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre (BSSC), dan Investment & Trade Promotion Center (ITPC).
Melalui rangkaian kegiatan ini, para founder mendapatkan kesempatan untuk mempelajari regulasi pasar Vietnam, mengevaluasi potensi ekspansi, serta menyesuaikan model bisnis agar lebih relevan dengan pasar Asia Tenggara.
Selain itu, para startup juga mengikuti sesi featured events bersama investor seperti Do Ventures dan DMZ Ventures untuk mempresentasikan inovasi mereka serta memperluas eksposur di tingkat regional.
Indosat menilai program ini menjadi langkah strategis untuk membangun jembatan inovasi antara Indonesia dan Vietnam sekaligus memperkuat posisi startup perempuan Indonesia di ekosistem teknologi global.
Ke depan, Indosat berencana menjadikan inisiatif di Vietnam sebagai model kolaborasi untuk memperluas pergerakan SheHacks di negara-negara Asia lainnya, guna mendorong terciptanya ekosistem inovasi perempuan yang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif di tingkat internasional.(*/gabby)

















