Pasar Murah Hadir Di Desa Munte, Max Tapada: Komitmen Nyata Bupati dan Wakil Bupati

Unknown's avatar
banner 120x600

Minut – Dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) menggelar program Pasar Murah Bersubsidi yang diadakan secara serentak di sepuluh kecamatan.

Kali ini, Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, sebagai bagian dari kegiatan Pasar Murah Bersubsidi Tahun 2026. Senin, (16/3/2026).

Program ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok utama, terutama bagi masyarakat Muslim yang akan merayakan hari raya Idul Fitri.

Harga yang ditawarkan dalam program ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar umum, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di dampingi Camat Likupang Barat, menegaskan, program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan sembako bagi masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Idul Fitri.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujar Tapada.

Berikut daftar harga sembako bersubsidi yang berlaku dalam program Pasar Murah Bersubsidi:

  1. Beras Premium: Rp 44.500 per kilogram
  2. Tepung Terigu: Rp 6.500 per kilogram
  3. Minyak Goreng: Rp 12.000 per liter
  4. Cabe Rawit: Rp 50.000 per kilogram
  5. Telur: Rp 53.000 per baki
  6. Bawang Merah: Rp 40.000 per kilogram
  7. Bawang Putih: Rp 34.000 per kilogram
  8. Gula Pasir: Rp 9.300 per kilogram
  9. Daging Ayam: Rp 30.000 per kilogram

“Selain itu, ini adalah upaya stabilisasi harga. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan dan distribusi yang merata di daerah Minahasa Utara, Kami memastikan barang yang disubsidi berkualitas dan sesuai standar, dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.” tutur Kadis Tapada.

Dengan adanya Pasar Murah Bersubsidi ini, diharapkan masyarakat Minahasa Utara dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan berkah, tanpa terbebani oleh kenaikan harga sembako.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama pada momen-momen keagamaan yang penting. (*Mrio)

Leave a Reply

Discover more from www.sulutnewstv.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading