Tondano – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024, tinggal 50 hari lagi. Saat ini tahapan pemilu sudah sampai pada distribusi logistik.
Ketua KPU Kabupaten Minahasa Rendy Suawa, mengungkapkan untuk logistik pada Pemilu 2024 sudah masuk di gudang logistik yang nantinya akan dilakukan penyortiran sebelum didistribusikan ke TPS.
“Untuk distribusi logistik, kami sudah koordinasikan dengan beberapa lembaga, seperti Polres Minahasa, Manado dan Tomohon, kemudian Dandim 1301 Manado, dan Dandim 1302 Minahasa,” ungkap Suawa saat membuka sosialisasi terkait Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024, di Hotel Yama Tondano, Rabu (27/12/2023).
Bahkan, Suawa menjelaskan, telah juga berkoordinasi dengan Bawaslu, karena dalam penyaluran logistik nanti harus ada pengawasan supaya pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan baik.
“Dipastikan seluruh logistik yang akan di distribusikan tepat waktu dan tepat sasaran sebelum tahapan pencoblosan, logistik sudah sampai ditujuan,” jelas Suawa.
Sementara itu, Kasat Intel IPTU Imanuel Taniowas yang menjadi narasumber menjelaskan potensi potensi kerawanan pada pemilu, seperti politik uang, pemasangan alat peraga kampanye, bahkan, banyaknya kampanye terselubung, dan isu-isu hoaks yang saling menjatuhkan antar partai.
“Untuk itu, kami akan mengamankan proses jalannya Pemilu 2024 berjalan lancar, dan akan menambah pengawalan di gudang logistik. Terkait pengamanan pendistribusian pada hari H nanti, kami juga akan melakukan pengawalan secara intensif,” pungkasnya.
Turut Hadir Komisioner KPU, Lidya Malonda, Aprila Regar, Arif Kurniawan dan Rijali Soerotinojo serta Sekretaris KPU Stella Sompe dan sejumlah insan pers. (christian).
