BRI Dukung Transformasi Digital Transportasi Laut, QRISTap Resmi Diluncurkan di Pelabuhan Manado

SULUTNEWSTV. com, MANADO – Upaya modernisasi layanan transportasi laut di Sulawesi Utara memasuki babak baru. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 16 Manado bersama Pelindo IV Region 4 resmi meluncurkan QRISTap untuk sektor transportasi laut, Selasa (9/12/2025), di Pelabuhan Manado. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital layanan kepelabuhanan.

CEO BRI Regional Office 16 Manado Elizabeth Primasari menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam upaya peluncuran ini, dimana ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama menghadirkan layanan digital yang cepat, aman, dan inklusif.

Elizabeth menjelaskan BRI sebagai bank yang tersebar hingga pelosok, memahami pentingnya konektivitas maritim bagi masyarakat Sulawesi Utara yang masih bergantung pada transportasi laut.

“BRI harus hadir dan memberi makna. Oleh karena itu kami mendukung penuh diferensiasi layanan transportasi laut yang dicanangkan Pelindo IV,” ujarnya.

BRI menghadirkan layanan BRImo sebagai pintu masuk utama pembayaran digital. Pertumbuhan penggunaan BRImo di wilayah ini disebut melonjak signifikan, mencapai 1,6 juta pengguna dengan penambahan 222 ribu pengguna per tahun. Elizabeth menegaskan bahwa asumsi bahwa masyarakat desa sulit mengadopsi aplikasi digital sudah terpatahkan.

“Kenyataannya, BRImo sangat diterima. User friendly. Bahkan masyarakat desa juga mudah menggunakannya,” jelasnya. Selain itu, BRI juga mencatat jumlah merchant BRImo tertinggi dibanding perbankan lain, mencapai 198 ribu merchant, dengan pertumbuhan 21 ribu merchant per tahun.

Transformasi digital ini ditandai dengan hadirnya QRISTap, metode pembayaran yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan kartu atau smartphone tanpa kartu fisik. Teknologi ini dinilai sangat relevan untuk ekosistem pelabuhan yang membutuhkan Kecepatan layanan Antrian efisien, Keamanan transaksi dan Pengurangan penggunaan uang tunai.

Dengan sistem ini, lanjut kata Elizabeth catatan transaksi menjadi otomatis dan transparan. Selain itu, BRI menyediakan mekanisme pencairan dana yang cepat. Elizabeth menyebut bahwa merchant memiliki jendela settlement sebanyak empat kali sehari, sehingga dana transaksi dapat masuk di hari yang sama, termasuk bagi pedagang kecil di area pelabuhan.

“Tidak ada lagi pedagang yang kesulitan menerima pembayaran digital. Sistem bekerja cepat dan langsung masuk ke rekening,” katanya.

General Manager Pelindo IV Manado Nurlayla Arbie menyampaikan peluncuran QRISTap ini menjadi momentum besar bagi digitalisasi sektor transportasi laut di Sulawesi Utara, terutama di Pelabuhan Manado yang menjadi gerbang mobilitas antarpulau.

Dijelaskan Nurlayla bahwa implementasi transaksi digital melalui QRISTap di Pelabuhan Manado menunjukkan perkembangan positif sejak mulai diberlakukan khusus untuk kendaraan pada 15 Oktober 2025.

Menurutnya, pada tahap awal penggunaan, transaksi yang masuk dari total volume yang ada masih berada di kisaran satu persen, namun dalam beberapa minggu terakhir peningkatannya terlihat jelas naik menjadi 2 hingga 3 persen.

“Pergerakan ini perlahan namun pasti menunjukkan bahwa masyarakat mulai beradaptasi. Kami yakin persentase ini akan terus berkembang,” ujar Nurlayla.

Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Manado menjadi percontohan bagi Pelindo Group untuk implementasi QRISTap di sektor transportasi laut. Keberhasilan di Manado diharapkan dapat menjadi dasar untuk di-rooting dan diperluas ke pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia.

Selain itu, Pelindo IV Manado telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung digitalisasi yang kini sudah dalam posisi standby. Langkah ini diharapkan memperlancar proses transisi menuju layanan pelabuhan yang lebih modern dan efisien.

“Penerapan QRISTap diharapkan dapat mempercepat proses pembayaran, mengurangi antrean, serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jasa. Dengan adanya teknologi ini, kami berharap transaksi menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan mampu mendukung peningkatan layanan di Pelabuhan Manado,” katanya.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP-PUR) Bank Indonesia Sulawesi Utara Ircham Andrianto Taufik, menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus memfasilitasi penguatan ekosistem transaksi digital di Sulut.

Ircham menjelaskan bahwa BI bersama perbankan dan seluruh stakeholder terus mendorong percepatan digitalisasi, khususnya di sektor transportasi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa layanan untuk nasabah yang masih bertransaksi secara tunai tetap harus diperhatikan.

“Bank Indonesia akan terus memfasilitasi pengembangan sistem pembayaran digital. Namun kepada perbankan, meski menggenjot transaksi digital, pelayanan bagi nasabah pengguna uang tunai tetap harus dijaga,” kata Ircham.

Peluncuran QRISTap BRI di Pelindo Manado menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pembayaran non-tunai yang lebih cepat, efisien, dan aman bagi masyarakat.

“BI berharap kehadiran fasilitas tersebut mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan, sekaligus mendukung transformasi digital di sektor transportasi laut, ” tandasnya.(*/gabby)

Leave a comment