Omzet Produk PT Pegadaian Tembus Rp30,4 Triliun, Investasi Emas Kian Dominan

SULUTNEWSTV.com, MANADO – Kinerja PT Pegadaian hingga akhir 2025 menunjukkan capaian yang solid dan berkelanjutan. Berdasarkan data kumulatif (sd end 2025), total omzet seluruh produk mencapai Rp30,4 triliun, dengan kontribusi signifikan dari lini pembiayaan dan investasi emas.

Jumlah nasabah pembiayaan tercatat sebanyak 1.529.783 nasabah, mencerminkan basis pelanggan yang kuat dan tersebar luas. Dari sisi volume bisnis, pembiayaan tetap menjadi tulang punggung utama dengan porsi mayoritas terhadap total aktivitas transaksi perusahaan.

Pada segmen investasi emas, Tabungan Emas (TE) mencatat saldo 744.707 gram yang tersebar pada 296.026 rekening aktif. Artinya, rata-rata kepemilikan emas nasabah berada di kisaran 2,5 gram per rekening, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam investasi emas berbasis ritel.

Sementara itu, deposito emas mencapai 107.692 gram, atau sekitar 14,5 persen dibandingkan total saldo Tabungan Emas. Angka ini mengindikasikan meningkatnya minat nasabah untuk menyimpan emas dalam skema simpanan jangka menengah dan panjang.

Dari lini gramasi Cilem, Pegadaian membukukan omzet Rp1,7 triliun dengan volume transaksi mencapai 919.732 gram. Jika dikonversikan, rata-rata nilai transaksi berada di kisaran Rp1,8 juta per gram, menegaskan tingginya permintaan terhadap produk emas fisik dengan standar kualitas terjamin.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado Pratikno menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin sadar terhadap perencanaan keuangan dan perlindungan nilai aset.

“Komposisi kinerja hingga akhir 2025 menunjukkan bahwa produk berbasis emas memiliki kontribusi yang semakin besar. Masyarakat tidak hanya memanfaatkan pembiayaan, tetapi juga mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi dan lindung nilai yang aman,” ujar Pratikno.

Ke depan, Pegadaian optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring penguatan literasi keuangan, perluasan layanan digital, serta inovasi produk yang menjawab kebutuhan masyarakat di daerah maupun perkotaan.(*/gabby)

Leave a comment