Pemkot Manado Perkuat Digitalisasi PAD melalui Kerja Sama dengan DANA Indonesia

SULUTNEWSTV.com, JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan kunjungan kerja ke PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA Indonesia) dalam rangka penguatan sistem digitalisasi pembayaran guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya pada sektor retribusi kebersihan dan pajak daerah.

Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, mengatakan bahwa digitalisasi sistem pembayaran menjadi langkah strategis Pemkot Manado dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.

“Kami akan memaksimalkan penggunaan QRIS di 504 lingkungan, serta menghadirkan perangkat QRIS Dinamis di 87 kantor kelurahan dan 11 kantor kecamatan. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah melakukan pembayaran dan seluruh transaksi dapat tercatat secara real time langsung ke kas daerah,” ujar Wawali.

Ia menjelaskan, penerapan QRIS Dinamis di tingkat kelurahan dan kecamatan diharapkan mampu memperluas akses layanan pembayaran non-tunai, sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan.

Selain itu, Pemkot Manado juga mengembangkan integrasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi kebersihan melalui aplikasi Atraksi PD. Integrasi ini menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan dan akuntabilitas.

“Dengan pengembangan QRIS Dinamis dan integrasi sistem pembayaran ini, kami berharap seluruh layanan pajak dan retribusi daerah di Kota Manado dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Wawali menegaskan, transformasi digital yang terus didorong Pemkot Manado merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Wali Kota Manado turut didampingi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado, Jefry Mongdong.(*/gabby)

Leave a comment