SULUTNEWSTV.com, SANGIHE — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPwBI Sulut) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam penyelenggaraan Festival Tulude 2026 yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Festival budaya tahunan tersebut berlangsung pada 28–31 Januari 2026 dan menjadi momentum strategis dalam penguatan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia mendukung pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kepulauan Sangihe yang digelar pada 30 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran perangkat daerah terkait.
HLM TPID–TP2DD menjadi forum koordinasi strategis dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Selain itu, Bank Indonesia juga mengintegrasikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah dalam berbagai lomba dan kegiatan masyarakat, seperti lomba kebersihan, yel-yel, defile, dan permainan tradisional gasing. Edukasi tersebut menyasar pelajar dengan pendekatan kreatif dan partisipatif.
Untuk mendorong penggunaan transaksi non-tunai, Bank Indonesia memberikan voucher diskon bagi masyarakat yang bertransaksi menggunakan QRIS di pameran dan bazar UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengatakan keterlibatan Bank Indonesia dalam Festival Tulude merupakan wujud komitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang sesuai dengan kearifan lokal.
“Bank Indonesia terus mengampanyekan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan pendekatan kreatif dan menyenangkan, terutama kepada pelajar. Selain itu, kami juga memberikan insentif transaksi digital melalui QRIS kepada 1.000 pengunjung pameran dan bazar UMKM,” ujar Joko.
Ia menambahkan, sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah melalui Festival Tulude 2026 diharapkan mampu menjadikan kegiatan budaya sebagai sarana penguatan ekonomi daerah, peningkatan literasi keuangan, serta perluasan ekosistem ekonomi digital di wilayah kepulauan dan perbatasan Sulawesi Utara.(*/gabby)
