Minahasa Utara – Polres Minahasa Utara (Minut) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026 dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel gelar pasukan yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026” tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Minut, Senin (2/2/2026).
Apel dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Minahasa Utara, Kompol Thely Mawidingan, S.E., dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Minut Jovita Supit, Pejabat Utama Polres Minut dan jajaran, perwakilan Dandim 1310/Bitung, Satpol PP Minut, Kepala Dinas PUPR Minut Yori Tintingon, serta undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Kompol Thely Mawidingan menyampaikan amanat Kapolda Sulawesi Utara bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari proses manajerial untuk memastikan kesiapan Polri beserta seluruh instansi terkait dan potensi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan operasi. Kesiapan tersebut meliputi personel, kemampuan, serta sarana dan prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan.
Kapolda Sulut menekankan lima poin utama, yakni memberikan pelayanan maksimal di titik rawan kecelakaan dan kemacetan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas, mengoptimalkan sarana dan prasarana, melakukan terobosan kreatif yang bertanggung jawab secara hukum, serta melaksanakan penindakan tegas namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran.
Selain itu, Kapolda Sulut juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara selama tiga bulan terakhir tahun 2025, periode Oktober hingga Desember. Tercatat sebanyak 619 kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia 71 orang, luka berat 81 orang, luka ringan 804 orang, serta kerugian material mencapai sekitar Rp1.337.827.500.
“Data tersebut menunjukkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas masih tergolong tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dan terpadu,” ujar Kompol Thely.
Untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Sulut bersama jajaran Polres melaksanakan Operasi Keselamatan Samrat 2026 dengan sejumlah target kegiatan. Di antaranya, 6.400 kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) berupa penyuluhan serta pemasangan spanduk, stiker, dan baliho.
Selain itu, dilaksanakan 2.098 kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli, serta penindakan terhadap 8.895 pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik (ETLE), tilang mobile, dan teguran secara humanis.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Minut juga mengimbau masyarakat Minahasa Utara agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat, dengan menggunakan sabuk pengaman dan helm, mematuhi batas kecepatan, melengkapi surat-surat serta kelengkapan kendaraan, dan menghindari tindakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Polres Minut berkomitmen menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib serta mendukung keselamatan masyarakat secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Minahasa Utara,” tegasnya.
Ia menambahkan, selama operasi berlangsung, personel kepolisian akan melaksanakan tindakan preventif, edukatif, dan represif sesuai kebijakan Kapolri dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026.
“Polres Minut melibatkan 50 personel untuk mendukung efektivitas operasional di lapangan, bekerja sama dengan instansi terkait. Personel akan disebar di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas serta lokasi strategis lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan,” pungkas Kompol Thely Mawidingan. (*mrio)
