SULUTNEWSTV.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Indonesia ASRI yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026 ASRI adalah singkatan dari Aman, Sehat, Resik, Indah. Program ini merupakan gerakan nasional yang bertujuan menata lingkungan permukiman, perkotaan, dan pedesaan agar lebih bersih, tertib, dan layak huni, dengan fokus utama mengatasi masalah sampah melalui kerja bakti rutin (korve).
Sekretaris Kota Manado, dr. Steaven Dandel mengatakan bahwa Presiden secara tegas menggarisbawahi tiga fokus utama dalam Gerakan Indonesia Asri, yakni kebersihan lingkungan, penataan reklame dan baliho, serta penataan kabel-kabel udara termasuk kabel telekomunikasi.
“Pada kesempatan ini kami mengundang seluruh pihak terkait untuk duduk bersama membahas teknis pelaksanaan penertiban dan penataan kabel-kabel udara yang saat ini masih semrawut di sejumlah titik Kota Manado,” ujar Dandel dalam rakor yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin(9/2/2026).
Ia menjelaskan, penataan kabel udara menjadi prioritas jangka pendek karena banyak kabel yang masih terpasang tidak teratur dan mengganggu estetika kota. Pemerintah Kota Manado telah menerima petunjuk teknis terkait penataan kabel udara, termasuk pengelompokan dan pengikatan kabel agar terlihat lebih rapi.
“Pembahasan teknis ini akan dipimpin langsung oleh Asisten I, melibatkan perangkat daerah terkait, termasuk dinas tata ruang, kelurahan, serta para penyedia layanan telekomunikasi. Kita akan mengidentifikasi lokasi-lokasi yang harus segera ditertibkan,” jelasnya.
Selain penataan kabel, Pemkot Manado juga mendorong penataan reklame dan baliho. Dandel menyebutkan bahwa pemerintah mengajak penyedia reklame untuk secara bertahap beralih ke media videotron, meskipun tetap memperhatikan kesiapan dan investasi para pelaku usaha.
“Ini kita dorong atas dasar kesadaran bersama, karena investasinya memang besar. Namun penataan reklame menjadi bagian penting dari wajah kota,” katanya.
Upaya ketiga yang terus dilakukan secara berkelanjutan adalah pembersihan sampah, terutama di wilayah pesisir pantai. Menurut Dandel, kebersihan pesisir menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan citra daerah sebagai destinasi wisata.
“Presiden memberi contoh bagaimana Bali menjaga kebersihan sebagai daerah wisata. Kita tidak ingin Manado mengalami hal serupa karena masalah sampah. Oleh karena itu, pembersihan pesisir akan terus kita lakukan secara konsisten,” tegasnya.
Melalui Rakor Gerakan Indonesia Asri ini, Pemerintah Kota Manado berharap tercipta sinergi antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih, tertata, dan berestetika. (*/gabby)
