Minahasa – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana Tahun 2026 di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa. Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rabu (11/2/2026).
Rapat kerja tersebut difokuskan pada penyusunan program strategis tahun berjalan, dengan prioritas utama pembenahan data serta penguatan pembinaan terhadap para pengrajin lokal di seluruh wilayah Minahasa.
Ketua Dekranasda Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, S.E, menegaskan bahwa pendataan ulang pengrajin secara menyeluruh dan terbarui menjadi fondasi penting dalam merancang program kerja yang tepat sasaran.
“Pendataan pengrajin harus dilakukan secara lengkap dan terupdate. Dengan data yang akurat, kita dapat menyusun program pembinaan, pelatihan, hingga pemberdayaan yang benar-benar sesuai kebutuhan para pelaku kerajinan di Minahasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerajinan daerah merupakan salah satu potensi ekonomi kreatif yang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas produk maupun perluasan pasar.
“Dekranasda berkomitmen mendorong para pengrajin agar mampu naik kelas, lebih inovatif, serta memiliki daya saing. Harapannya, produk kerajinan Minahasa tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Melalui rapat kerja perdana ini, seluruh pengurus Dekranasda juga melakukan konsolidasi program serta penyelarasan visi untuk menghadirkan berbagai kegiatan pembinaan, promosi, dan kemitraan strategis bagi UMKM.
Dengan semangat baru di tahun 2026, Dekranasda Minahasa optimistis sektor kerajinan lokal dapat berkembang lebih pesat dan menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat serta penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(*ChT)
